Pergunu kota Depok Ikuti Pelatihan Belajar Virtual Reality untuk Abad 21

46

Margonda-Depok (3/7/19) Virtual Reality atau realitas maya adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan komputer (computer-simulated environment), suatu lingkungan sebenarnya yang ditiru atau benar-benar suatu lingkungan yang hanya ada dalam imaginasi.

Virtial Reality baru masuk ke Asia tenggara papada tahun 2017 yang pertama adalah Singapura, Malaysia dan baru Indonesia masuk menerapkan VR,

Kelas Virtual atau Virtual Class dalam dunia pendidikan pernah dan menjadi tren khusunya dikampus.

MilleaLab yang mempunyai visi untuk menyebarluaskan penggunaan teknologi Virtual Reality di seluruh sekolah di Indonesia dengan cara yang terjangkau.

Membuat teknologi Virtual Reality bukan lagi sebuah teknologi mahal untuk membangun generasi terbaik Indonesia beberapa tahun kedepan.

Menyamaratakan fasilitas yang selama ini menjadi kendala karena sumber pendapatan dan lokasi yang timpang jauh.

Meningkatkan kualitas pengajaran semua guru, Meningkatkan kesejahteraaan guru honorer, Mengkoneksikan kembali “soul” pendidikan antara Guru-Murid-Orangtua yang selama ini perlahan dirampas oleh perkembangan teknologi yang tidak dapat diikuti secara pararel untuk setiap individu.

Kami sangat bersyukur bisa bekerjasama dengan SMP Lazuardi Al Falah untuk mengadakan acara Pelatihan sehari disini, ujar Andres Rizki saat memberi sambutan sekaligus pemandu acara.

Acara berlangsung sejak pagi hingga sore hari, berjalan cukup lancar dan menyenangkan karena langsung praktek dengan alat-alat yang dibawa langsung oleh Millealab dan beberapa perangkat laptop yang digunakan serta bisa juga menggunakan Smartphone.

Turut hadir pengawas pendidikan kota Depok, para staff LIA dan guru-guru SMP Lazuardi Al Falah dan beberapa guru yang tergabung dalam SEAMOLEC dan Ketua Pergunu Kota Depok.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here