Pernyataan Sikap Jaringan Gusdurian soal Humor Gus Dur yang Dipolisikan

154

AS Hikam dalam bukunya Gus Durku, Gus Dur Anda, Gus Dur Kita (2013) menjelaskan bahwa humor tersebut pertama kali didengar olehnya pada tahun 2008 ketika ia bertamu ke rumah Gus Dur. Pada saat itu terjadi beberapa skandal korupsi besar di antaranya BLBI (Rp600 Triliyun) dan Bank Century (Rp6,7 triliun) yang menyeret sejumlah institusi negara, termasuk Polri.

“Humor tersebut merupakan bentuk sindiran sekaligus kritik agar Polri bisa bekerja lebih baik. Terutama setelah lembaga tersebut dipisahkan dari ABRI saat Gus Dur menjabat sebagai presiden,” tegas Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid, Kamis (18/6) lewat keterangan tertulisnya.

Bagi Gus Dur, rasa humor dari sebuah masyarakat mencerminkan daya tahannya yang tinggi di hadapan semua kepahitan dan kesengsaraan. Kemampuan untuk menertawakan diri sendiri adalah petunjuk adanya keseimbangan antara tuntutan kebutuhan dan rasa hati di satu pihak dan kesadaran akan keterbatasan diri di pihak lain.

Iklan Layanan Masyarakat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here