24.3 C
Bandung
Thursday, May 26, 2022

Sebuah perkumpulan yang tak memiliki media, sama dengan perkumpulan buta tuli - KH Abdul Wahab Chasbullah

Must read

LTN NU Jabar
LTNNU Jawa Barat adalah salah satu lembaga di bawah naungan PWNU Jawa Barat yang membidangi publikasi, informasi dan komunikasi.

PMII STITNU Al Farabi Pangandaran Miliki Nahkoda Baru

Mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan islam STITNU Al Farabi Pangandaran, Yosep Saifullah ditetapkan sebagai Mandataris pada Rapat Tahunan Komisariat di aula hotel pondok seni, Kabupaten Pangandaran , Jumat (17/12/2021).

“Saya bukan pemimpin yang berdiri sendiri. Saya akan berdiri dan maju bersama sahabat-sahabati dalam hati,” kata Ketua Terpilih Komisariat PMII STITNU Al Farabi Pangandaran. Yosep menegaskan bahwa visinya ialah membangun Tradisi Berkemajuan dan berkembang. “Semoga kita semua mampu membangun Tradisi Berkemajuan dan berkembang ini untuk PMII STITNU Al Farabi Pangandaran naik ke permukaan,” terangnya.

Sedangkan misi Yosep sebagai nahkoda PMII STITNU Al Farabi Pangandaran ialah membentuk fokus diskursus sebagai wadah aspirasi kader dan anggota komisariat. Selain itu, ia juga akan melakukan moderasi dan akulturasi pengurus komisariat; menciptakan harmonisasi antara kader dan anggotq serta pengurus komisariat; menjadi pelopor kaderisasi gerakan dan gerakan kaderisasi di komisariat.

Yosep juga berkomitmen untuk merumuskan sublimasi kaderisasi internal, eksternal, dan juga spiritual guna stabilisasi kaderisasi di tingkatan komisariat.

Kemudian, membangun relasi dengan organisasi mahasiswa intra kampus dan birokrasi serta organisasi kemasyarakatan.

Tak hanya itu, Yosep akan mengedepankan pendekatan diplomasi dalam segala ajang kontestasi atau problematika dengan organisasi mahasiswa intra kampus dan birokrasi. Beliau mengupayakan revolusi tradisi membaca diskusi menulis, untuk menghadapi tantangan zaman. Agar Melahirkan kader yang berjiwa ulul albab, dengan aswaja sebagai ruh dari setiap pergerakan dan keindonesiaan sebagai landasan berbangsaan.

Sehingga terciptanya kader yang bisa memanusiakan manusia yang manusiawi. sehingga kader ini bisa cerdas dalam berfikir kerja nyata dalam menuangkan ide dan gagasannya,” pungkasnya.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article