The news is by your side.

PWNU Laporkan Bupati Lampung Selatan ke Polisi

Kasus Bupati Lampung Selatan terus berlanjut. Setelah tidak ada respon atas kecaman warga NU, akhirnya PWNU Lampung melaporkan Bupati Lampung Selatan ke Polisi.

Arrahmahnews.com melaporkan, Ketua Forum Penegak Kehormatan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (FPK PWNU) Lampung Muhamad Irpandi meminta agar Polda Lampung menangkap Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan karena melecehkan kiai NU dan memprovokasi warga NU dengan ujaran kebencian.

“Tuntutan kami sangat serius; tangkap Bupati Lampung Selatan. Besok kami akan melaporkan dia ke Polda Lampung atas kasus tersebut,” kata Muhamad Irpandi, usai mengikuti rapat di Kantor PWNU Lampung, Senin (23/10/2017).

Menurut Muhamad Irpandi, Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan bukanlah bagian dari PWNU Lampung dan bukan jemaah NU. Pada prinsipnya, ketika mendengarkan orasi bupati Lamsel tersebut timbullah kemarahan warga NU.

Selain itu sepertinya orasi yang beredar didunia maya dalam bentuk video berdurasi delapan menit itu disengaja dari pembicaraan itu penuh provokasi. “Bukan cuma kami NU yang dilecehkan, tetapi dia juga memprovokasi NU. Dia itu cari pangung saja untuk menistakan NU dan KH Said Agil Siradj,” ujarnya.

Besok, lanjut Irpandi, Forum Penegak Kehormatan PWNU, akan melaporkan kasus itu ke Polda dengan pasal pasal pidana. Di antaranya Pasal 156 KUHP, PasL 160 KUHP, PasL 310 KUHP, Pasal 335 KUHP.

Selain itu juga UU Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi Elektronik. UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi, ras dan etnis. Baca: Provokasi Turunkan Ketum PBNU, 500-an Massa Tuntut Penjarakan Bupati Lampung Selatan.

Keterangan, rapat tersebut dihadiri Sekretaris PWNU Lampung H. Aryanto Munawar, Wakil Sekretaris I H. Khaidir Bujung, Ketua Forum Penegak Kehormatan PWNU Lampung Muhamad Irpandi, Wakil Ketua PW NU Juwendra Asdiansyah, Kerua PC NU Kota Bandarlampung Ichwan Aji Wibowo, LBH NU Arifin, Banser Lampung Barat Radityo. (ARN)

Arrahmahnews.com juga mengabarkan massa NU dari perbagai lapisan turun ke jalan hal ini sebagai sikap tegas mereka melindungi kewibawaan lembaga dan para tokohnya. Hal ini terkait dari imbas Pidato tak pantas oleh Bupati Lampung Selatan yang sekaligus kader Partai Amanah Nasional (PAN) dan juga alumni 212.

Berdasar pantauan di lapangan sepert dilansir oleh TribunNews, kedatangan warga Nahdliyin yang membawa pasukan barisan serba guna (banser) yang merupakan prajurit NU, melantunkan yel-yel penyemangat cinta tanah air atau NKRI harga mati atau warga NU menyebutnya dengan Mars subhanulwaton.

Kedatangan warga Nahdliyin itu dipimpin langsung Sekretaris Jendral PW NU Provinsi Lampung Aryanto Munawar dan Ketua forum penegak kehormatan NU M Irpandi. (ARN)

 

 

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.