Salah Satu Mimpi Mbah Sahal Mahfudz : Perpustakaan PBNU Harus Besar

61

Dulu Baghdad dikenal sebagai madinatul ilmu: koleksi perpustakaannya mencapai jutaan judul. Lalu habis dihancurkan Mongol di abad 13. Kini Harvard muncul dengan perpustakaannya yg koleksinya juga jutaan, dalam bangunan mewah berlantai lima penuh buku bertingkat-tingkat. Orang Indonesia yg pernah belajar di Harvard hanya bisa mimpi di sana, tapi tidak tahu cara mewujudkannya di Indonesia.

KH Sahal Mahfudh juga punya mimpi, perpustakaan PBNU harus besar seperti Baghdad dan Harvard. Karena itu, selama jadi Rais Am Beliau punya perhatian utnuk pengembangan perpustakaan PBNU, tapi di era sepeninggal mbah Sahal, kini perpustakaan PBNU terbengkalai. Padahal nama perpustakaan PBNU sudah terkenal dimana-mana. Bahkan ada peneliti Australia, jauh-jauh datang dari Melbourne, hanya untuk baca koleksi perpustakaan PBNU.

Saya pernah dengar mimpi serupa di kalangan intelektual ICMI tahun 1994: mau bikin perpustakaan besar di bilangan Thamrin jakarta. Tapi sayangnya pengurus ICMI hanya punya obsesi kursi, bukan buku. Maka ketika kursi didapat, perpustakaan pun tutup.

Apakah di satu abad NU nanti mimpi itu terwujud atau terkubur lagi ? Saya hanya hatur sembah kepada guru: nyuwun ngapuranipun ingsun guru.

Sumber : Facebook Gurutta Ahmad Baso

Previous articleLDNU Imbau Umat Islam Ikuti Ulama yang Berilmu
Next articleSunan Bonang dan Jaringannya di Makassar Abad 16 (1 – 2)
KH. Ahmad Baso, Wakil Ketua Lakpesdam NU, penulis buku Civil Society versus Masyarakat Madani (Pustaka Hidayah, 1999), Post-Tradisionalisme Islam (LKiS, 2000), Plesetan Lokalitas: Politik Pribumisasi Islam (Desantara, 2002), dan Islam Pasca-Kolonial: Perselingkuhan Agama, Kolonialisme dan Liberalisme (MIZAN, 2005), NU Studies (Erlangga, 2007), Pesantren Studies (Pustaka Afid 2012), "Agama NU" untuk NKRI (Pustaka Afid 2013), Islam Nusantara: Ijtihad Jenius & Ijma’ Ulama Nusantara (Pustaka Afid 2015), Al-Jabiri, Eropa dan Kita – Dialog Metodologi Islam untuk Dunia (Pustaka Afid 2018)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here