Santri Siap Aksi ke Jakarta Jika Tuntutan Full Day School Diabaikan

26

Santri Siap Aksi ke Jakarta Jika Tuntutan Full Day School DiabaikanSemarang, NU Online
Koalisi Masyarakat Peduli Pendidikan (KMPP) menggelar aksi damai menuntut pencabutan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017. Peraturan yang berlaku secara nasional ini dinilai akan melemahkan madrasah diniyah karena mengatur sekolah lima hari selama delapan jam.

Ketua DPP Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Lukman Hakim yang turut aksi mengatakan, jika sekolah formal hingga jam empat sore, maka jam belajar di madrasah diniyah yang selama ini dijalankan sore hari tak bisa dilakukan. Karena itu, ribuan santri madrasah, para ustadz dan kiai pondok pesantren menggelar aksi. Aksi dilakukan dengan terpaksa karena tuntutan secara baik-baik tidak direspon pemerintah.

Lukman pada kesempatan itu juga mengajak kepada semua santri se-Jawa Tengah untuk siap jika harus turun aksi ke Jakarta. “Jika tuntutan kita tidak diindahkan pemerintah, apakah saudara siap jika harus turun aksi ke Jakarta?” tanya Lukman saat orasi pada aksi damai tolak sekolah lima hari, di Jalan Pahlawan, depan Kantor Gubernur Jateng, Jumat, (21/7)

Iklan Layanan Masyarakat

”Siaaaaapp!” Jawab para santri dengan kompak.

Lukman menyerukan pula kepada para pegiat madrasah dan pondok pesantren untuk tidak memilih calon pemimpin apa pun yang tidak mendukung kebaikan madrasah. Menurutnya, para politisi yang tidak pro madrasah tidak layak jadi pemimpin.

“Saya mengimbau kepada para ustad, guru ngaji, serta pegiat madrasah dan pondok pesantren untuk tidak memilih pemimpin yang tidak dukung madrasah,” seru alumnus UIN Walisongo Semarang ini..

Usai orasi demi orasi untuk menyampaikan aspirasi dilakukan, peserta membubarkan diri dengan tertib. Pasukan semut aksi juga melakukan tugasnya dengan baik. Sehingga jalan pahlawan tampak bersih.

Para satuan kemanan Banser dan Polri juga menjaga massa aksi dengan sangat baik. Sehingga aksi berjalan tertib dan aman. (Ceprudin/Mahbib)

Sumber : NU Online

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here