The news is by your side.

Sekolah Online Mahal, Ansor Gerakkan WiFi Gratis Nasional

Untuk itu, pihaknya menginstruksikan kepada seluruh kader Ansor dan Banser di seluruh Indonesia untuk segera menggelar program ini di wilayahnya masing-masing. 

“Dengan cara begitu, maka lubang-lubang kelemahan PJJ ini setidaknya bisa diantisipasi,” tandas Gus Yaqut

GP Ansor, lanjut dia, juga mendorong kepada seluruh elemen bangsa untuk memiliki tanggung jawab bersama membantu kelancaran PJJ ini. Sebab, ujarnya, selain akses internet, banyak orang tua siswa diketahui juga kesulitan membeli smartphone yang menjadi sarana utama sekolah online. 

Di sisi lain, kata Gus Yaqut, GP Ansor juga meminta kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama untuk segera memformulasikan model pendidikan online yang tepat dan memberi jaminan keadilan kepada semua masyarakat. 

“Kita mengakui sekolah online ini banyak menimbulkan masalah. Namun hal itu tidak lantas membuat kita menyerah karena itu dilakukan demi keselamatan jiwa kita semua,” ujar Gus Yaqut. (abh)

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.