Tahun Ini Liga Sepak Bola Antarpesantren Diselenggarakan dengan Biaya Mandiri

39

Kiai yang akrab disapa Gus Rozin ini bersyukur, meski tanpa anggaran pemerintah, ternyata semangat pesantren di berbagai provinsi masih tetap besar. Terbukti, jika tahun sebelumnya terdapat 32 region, tahun ini masih bisa menyisakan 28 region.  

“Kami tidak menyangka bahwa ada 28 region yang siap berkompetisi, mulanya paling hanya sekitar 10, 12, 16, 18 sebanyak-banyaknya,” katanya. 

Lebih lanjut ia mengajak kepada seluruh koordinator region dan panitia penyelenggara LSN 2019 baik di tingkat daerah maupun pusat, agar bisa memastikan para peserta kompetisi adalah benar-benar santri.

Iklan Layanan Masyarakat

“Mekanismenya kita atur bersama dan kita patuhi bersama dimulai dengan definisi  siapa santri itu, itulah yang mereka yang ikut,” katanya. “Mungkin tidak seperti tahun-tahun kemarin, golnya tidak  berkualitas  nasional atau  internasional. Tapi yang terpenting adalah menggali  bakat-bakat dari  pesantren. Kemenangan bukan satu-satunya tujuan. Yang lebih penting adalah proses penjaringan. Tentu lebih lama dan capek, tapi hasilnya akan terlihat dalam jangka  panjang,” jelasnya.  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here