Upacara 1500 Santri Memperingati Hari Santri Nasional

65

Upacara 1500 Santri Memperingati Hari Santri NasionalHari ini merupakan tahun ke-3 keluarga besar Nahdlatul Ulama Kota Bandung dan seluruh rakyat Indonesia memperingati Hari Santri. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri tanggal 22 Oktober merupakan bukti pengakuan negara atas jasa-jasa para ulama dan santri dalam perjuangan merebut, mengawal, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.

Peringatan tersebut hari ini dirayakan di seluruh Indonesia, tak terkecuali di Kota Bandung. Kegiatan upacara Hari Santri diselenggarakan oleh PCNU Kota Bandung yang dipusatkan di SMK Medina yg bertempat di samping kantor PCNU Kota Bandung, Jl Sancang No.8.

Ribuan santri mengikuti kegiatan ini penuh khidmat. Selain pengurus NU, pengasuh pesantren seperti Ponpes Nurul Iman, Ponpes Sirna Miskin dan PKMW Taman Belajar AL-AFIFIYAH Turut hadir memeriahka kegiatan ini.

Iklan Layanan Masyarakat

Sesuai dengan nama kegiatan Hari Santri, semua peserta upacara melaksanakan upacara dengan menggunakan sarung dan berkopiah. Kegiatan upacara dimulai dengan laporan peserta upacara kepada komandan upacara dan dilanjutkan inpesktur upacara memasuki lapangan upacara. Inspektur upacara sendiri dipimpin oleh KH, Khoerudin Ali salah satu Mustasyar PCNU Kota Bandung sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Iman.

Seperti pada upacara umum, peringatan Hari Santri Nasional juga diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Yaa Lal Wathan karya KH Wahab Hasbullah. Kedua lagu ini dinyayikan penuh semangat oleh para
santri dan hadirin yang hadir dalam pelaksanaan Hari Santri Nasional 2018.

Sedangkan pembacaan Pancasila Dibacakan oleh Sekretaris PCNU Kota Bandung KH, Wahyul Afif Al-Ghafiqi dilanjut dengan Bacaan Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama yg di pimpin oleh Ketua PCNU Kota Bandung KH, Agus Syarif Hidayatulloh.

“Hari santri adalah hari yang berkah bagi seluruh masyarakat Indonesia, karena melihat historis nya bahwa para santri pra kemerdekaan dan pasca kemerdekaan selalu setia kepada NKRI dan Nusantara,” ucap Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Bandung, KH Agus Syarif saat ditemui.

Acara upacara pun ditutup dengan pelepasan para warga Nahdliyyin yg akan berziarah ke makam Syekh Abdul Manaf yg bertempat di daerah Kab.Bandung tepatnya di Desa Mahmud, dan sebelum nya juga para peserta bersilahturahmi ke kediaman Rois Syuriah PCNU Kota Bandung yaitu KH, Tajudin Subqi yg bertempat di Jl. Cibolerang Kota Bandung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here