Urgensi kader PMII Dikampus? Ini Alasan Pentingnya Memahami Antropologi Kampus

93

Pangandaran, LTNU Jabar – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU) Al Farabi Pangandaran ajak kader dan anggota pahami Ilmu antropologi Kampus.

Miftah Farid Ages, Demisioner Ketua PK PMII STITNU 2018/2019 Menyampaikan dalam diskusinya,banyak poin-poin penting yg perlu dipahami oleh kader dan anggota dalam mengkaji Antropologi Kampus ini.

“Bahwa PMII di tingkat komisariat porsi gerakannya 70%dikampus ,maka dianggap sangat perlu jika hari ini materi antropologi Kampus ini dikaji oleh anggota dan kader PMII”.

” Harapannya,dari kajian yg dilakukan itu,kader dan anggota mampu memetakan medan gerakan PMII itu sendiri dikampus”.Terang Miftah kepada Ltnu Jabar (09/07).

Lanjut Ages, “Setelah terpetakan segala sesuatu yang harus di pahami dikampus,maka kader pmii harus mampu melakukan gerakan serta kaderisasi diruang lingkungan kampus.”

“Selain itu, agenda kaderisasi yg dilakukan harus sesuai dengan kebutuhan anggota dan kader PMII”.Ungkapnya.

Kenapa harus sesuai agenda kaderisasi yg diberikan,karena antropologi Kampus itu membincangkan segala sesuatu yg harus dipahami dikampus .

Masih Ages, “Lagian tipologi mahasiswa itu kan beda-beda, ada yang apatis, autis, pragmatis, idealis, aktivis, akademis dan banyak macam lainnya.”

“Mengingat tipologi mahasiswa yg ini objektivitas nya terhadap anggota dan kader PMII. Maka atas heterogenitas tipologi mahasiswa yg berbeda beda ini harus mampu menyesuaikan porsi kaderisasi dengan kebutuhan”, tambahnya.

“Dikarenakan mahasiswa hari ini yang menjadi anggota PMII masih semuanya belum satu Prem artinya kebutuhannnya juga berbeda beda”.Pungkas pemuda yang sering disapa Ages .

Previous articlePiala Eropa 2021: Menarik, Penuh Kejutan dan Menguras Tenaga
Next article[SALAH] Relawan Siaga Meluncurkan Program Pengisian Oksigen Gratis
LTNNU Jawa Barat adalah salah satu lembaga di bawah naungan PWNU Jawa Barat yang membidangi publikasi, informasi dan komunikasi.

1 COMMENT

  1. Sangat luar biasa ketika beliau memaparkan suatu pemahaman antropologi yang relevan dengan dinamika yang terjadi kini, dimana pada umumnya kaderisasi dipelbagai wilayah kerap dihadapkan pada persoalan pandemi yang sedang berlangsung, tapi disisi lain peran dan fungsi teramat dibutuhkan dalam mengambil setidaknya langkah yang tepat, hingga menjadi suatu stimulus kedepannya, mantap admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here