Usir Wabah Corona, KKM STAI Al-Aulia Bogor Adakan Doa Bersama, lanjut Seminar Aswaja.

96
Usir Wabah Corona, KKM STAI Al-Aulia Bogor Adakan Doa Bersama, lanjut Seminar Aswaja.

Adanya pandemi virus corona, kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) peserta didik Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Aulia Bogor, melakukan program kerja tidak seperti tahun sebelumnya. Kali ini progam kerja mahasiswa lebih fokus usaha lahir batin upaya mengusir wabah bakteri mematikan, salah satunnya doa bersama.

“Kabupaten Bogor menjadi status zona merah corona virus. Situasi ini membuat kami betul-betul ikut melakukan perang total terhadap virus ini secara lahir dan batin. Usaha batin dengan doa bersama, meminta Allah agar kami dibebaskan dari wabah ini. Kita mulai dari Desa Cimanggu,” kata Hamdan Mulyawan selaku ketua kelompok KKM di sela-sela kegiatan, Jum’at, 10 April 2020.

Diakui oleh Hamdan, perguruan tinggi yang mempunyai karakter Ahlu sunnah wal jamaah an Nahdliyah ini, sengaja membuat program dikemas dengan acara dzikir dan doa bersama agar masyarakat mengingat kembali tentang keimanan dan takdir bahwa semua ini dari Allah Saw.

“Sebenarnya kegiatanya banyak, dirangkai dalam satu kegiatan yakni doa, sosialisi pencegahan covid-19, dan seminar tentang Aswaja. Kita hadirkan tokoh agama sekaligus dosen yakni Dr. Ahmad Faqihudin, M.Pdi sebagai narasumber. Beliau wakil ketua Lembaga Ta’mir Masjid NU Kebupaten Bogor,” ucap Hamdan.

Hamdan menambahkan, alasan menghandirkan dari pengurus Nahdlatul Ulama, ia menilai masyarakat Desa Cimanggu dari Sisi kultur umumnya lebih dekat dengan amaliah dan Ubudiyah sama seperti Aswaja Anahdliyah.

“Secara kultur masyarakat akan lebih senang bila ada tokoh ulama yang hadir satu pemahanan,” tutupnya.

Diketahui dalam acara tersebut ditutup dengan doa dipimpin oleh Ustadz Tubagus Miftahudin dari Pesantren Riyadlul Ibtida Bogor.

Hasil catatan di lapangan, telah hadir Kepala Desa Cimanggu. Ia selain menjadi tuan rumah juga sebagai pembicara dalam rangka sosialisasi pencegahan Covid-19. Peserta lain yang hadir dibatasi 40 orang yang diwakili oleh masing-masing ormas dan tokoh masyarakat. Adapun diantaranya Ketua RT. RW, Ustadz dan Ustadzah, Ketua BPD Desa Cimanggu II.
(Sodiqul Anwar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here