Workshop Kesekretariatan dan Pengelolaan Management Organisasi PCNU Se-Jawa Barat

65
Workshop Kesekretariatan dan Pengelolaan Management Organisasi PCNU Se-Jawa Barat

Bandung, LTNNU Jabar – Bertempat di Gedung Dakwah PWNU Jawa Barat jalan Galunggung no. 9 pengurus harian PWNU Jawa Barat melakukan Workshop Kesekretariatan dan Pengelolaan Management Organisasi (8/8/2019) untuk memberi arahan teknis terkait arah gerak keorganisasian. Acara yang digawangi oleh jajaran sekretaris PWNU Jawa Barat dikawal langsung oleh KH. Asep Saifuddin Abdillah (sekertaris PWNU Jabar), dan dimoderatori KH. Abdul Rofee. Acara Workshop Kesekretariatan menghadirkan wakil Sekretaris PBNU bagian kesekretariatan (Bang Alex).

Acara ini juga menjawab pertanyaan-pertanyaan dari pengurus cabang Se-Jawa Barat yang sedang mengalami masa transisi kepengurusan, dan sebagian yang lain sudah habis masa khidmat nya. Problem di setiap cabang memang berbeda tetapi tetap harus ada integritas dalam satu koridor aturan Organisasi yang sudah ditetapkan PBNU.

Penjelasan ranah keorganisasian dijelaskan secara gambalang dari hulu ke hilir. Administrasi persuratan, aturan keorganisasian, teknis kertaker, pengembangan kelembagaan (adhoc), penjabaran Konfercab, struktur pengurus, calon pengurus, teknis kaderisasi dan hal hal yang terkait penjabaran teknis AD/ART, Peraturan Organisasi (PO) hasil Kongres PBNU.

Acara Workshop Kesekretariatan dibanjiri pertanyaan – pertanyaan dari pengurus cabang yang hadir dari seluruh pengurus cabang Se-Jawa Barat.

PBNU menegaskan hal hal terkait mekanisme keorganisasian harus sesuai dengan AD/ART dan Peraturan Organisasi.

Cabang cabang yang sudah habis masa khidmat diperpanjang dengan catatan harus mempersiapkan pelaksanakan Konfercab, dan tidak bisa melaksanakan kebijakan hal hal yang bersifat strategis.

PBNU melalui PWNU melakukan evaluasi keorganisasian secara menyeluruh untuk seluruh Pengurus Cabang Se-Jawa Barat. PBNU berharap seluruh jajaran pengurus mengerti dan faham pola pola keorganisasian di Nahdlatul Ulama sesuai dengan AD/ART dan Peraturan Organisasi (PO).

Acara ditutup dengan pernyataan ketegasan dari pengurus PBNU dengan menganalogikan perjuangkan seorang ibu melahirkan seorang anak. Demi lahirnya sebuah generasi baru resikonya antara hidup dan mati.

Demikian juga Organisasi NU untuk melanjutkan tegaknya marwah Organisasi PBNU harus berbuat yang terbaik, berkhidmat lebih baik, untuk diri kita, untuk agama bangsa dan negara. (Wahyu Iryana)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here