Altruisme Dalam Perspektif Al Qur’an

34
Altruisme Dalam Perspektif Al Qur’an

H. Mahdi Hamid Alattas. MA.

Altruisme menurut David O. Sears adalah tindakan sukarela yang dilakukan seseorang atau kelompok untuk menolong orang lain tanpa pamrih. Altruisme merupakan sebuah dorongan untuk berkorban demi nilai yang lebih tinggi yakni kemanusiaan. Ia bekerja sebagai solidaritas tanpa memandang apakah nilai bersifat agama ataupun mazhab dan golongan.

Altruisme lawan dari egoisme. Berbeda dengan Altruisme, egoisme diartikan sebagai hasrat besar mencari kesenangan pribadi. Bagaimana anda memilih bersikap dalam menjalani kehidupan?

Menurut Martin Luther King, Jr Setiap orang beehak menentukan jalan hidup. Apakah ia memilih dalam cahaya altruisme atau egoisme.

Dalam situasi pandemi wabah Covid 19 kita menyaksikan sebagian orang memiliki solidaritas kemanusiaan tinggi. Adapun diantaranya pemain sepak bola hingga artis menyumbangkan harta untuk rumah sakit, para korban kepada terdampak virus corona.

Filosof besar Postmodernisme asal Amerika serikat Richard Rorty mengklaim bahwa  panggilan moral untuk solidaritas sebenarnya tidak berangkat dari dasar agama, filosofis atau ideologis tertentu. Akai solidaritas justeru dari panggilan humanisme dalam diri manusia murni. Bagi Richard manusia bersedia membantu orang lain bershmber dari manusia itu sendiri.

Eric Fromm, spsikolog dan filsuf Jerman dalam bukunya The Art of Loving berbicara soal cinta yang altruistic ia mempunyai cara pendang tersendiri. Menurutnya cinta itu bersifat aktif. Kita bisa beri contoh seseorang mencintai tanaman, maka seseorang tersebut akan melakukan aksi selanjutnya dengan menyiram tanaman tenaman tersebut.

Berbicara cinta yang altruistik menurut Ericc From terdapat 4 unsur yakni pertama cinta yang mengandung unsur kepedulian (care), kedua, tanggung jawab (responsibility), ketiga, respek (respect), dan dan keempat, pengenalan (knowledge).

Apabila dipandang dari teori agama Islam pembagiqn unsur cinta altruistik nya Ericc From merip dengan ajaran Al-Qur’an dan Sunnah. Dimana Islam juga mengajarkan kasih sayang, kepeduliaan sosial dan toleransi.

Altruisme dalam pandangan Al Qur’an

Term Altruisme di dalam al Qur’an sangat banyak . Jika ditelusuri, di taman al Qur’an tema altruism dapat dibagi sebegai berikut :

  1. Term-term dalam Al Qur’an yang merepresentasikan makna altruisme antara lain yaitu : itsar, ihsan, shadaqah dan infaq. Berikut penjelasannya.

a. Itsar

Itsar adalah Itsar (لْإِيثَارُا ), secara bahasa bermakna melebihkan orang lain atas dirinya sendiri. Sifat ini termasuk akhlak mulia yang sudah mulai hilang di masa kita sekarang ini,  Padahal akhlak mulia ini adalah puncak tertinggi dari ukhuwah islamiyah dan merupakan hal yang sangat dicintai oleh Allah Ta’ala dan juga dicintai oleh setiap makhluk

وَالَّذِينَ تَبَوَّؤُوا الدَّارَ وَالْإِيمَانَ مِن قَبْلِهِمْ يُحِبُّونَ مَنْ هَاجَرَ إِلَيْهِمْ وَلَا يَجِدُونَ فِي صُدُورِهِمْ حَاجَةً مِّمَّا أُوتُو وَيُؤْثِرُونَ عَلَى أَنفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ وَمَن يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Dan orang-orang (Anshar) yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah mke tempat mereka. dan mereka tidak menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin); dan mereka mereka mengutamakan (Muhajirin), atas dirinya sendiri, meskipun mereka juga memerlukan. Dan siapa yang dijaga dirinya dari kekikiran, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Al-Hasyr [59]:s

Di dalam al Qur’an makna Ihsan disebut 211 kali dengan berbagai ragam/derivasinya. Kalimat Ihsan ada yang digunakan dengan ahsana 9 kali, ahsanu 34 kali lafazh, ahsin satu kali, ihsaanan 6 kali, ahsaanin 6 kali dan lain sebagainya belum lafazh dengan menggunakan tambahan seperti bi ahsanin. Ahsantum, bi ahsaaniha, muhsin, muhsiniin dan lain sebagainya.

Dalam pengertian tersurat dan tersirat kalimat ihsan yaitu melaksanakan ibadah dan amal kebaikan tampa pamrih. Ihsan terkadang selalu dikaitkan dengan hadits Jibril, yaitu hadits dimana malaikat datang seperti manusia biasa dengan pakaian putih bersih dan rambut hitam tersisir rapi, orang lain tidak ada yang mengenal, dan tidak tampak sebagai seorang musafir yang datang mengajarkan masyarakat dengan mengajukan pertanyaan berkenaan dengan Iman, Islam dan Ihsan kepada Rasu SAW. Kemudian Rasul menjawab ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakan engkau melihatNya, jika tidak maka yakinlah Allah melihat engkau.
 
Di dalam al Qur’an berkaitan dengan Ihsan :
 
وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

“…Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri, an Nisa 36.
 
Di dalam ayat yang lain Allah SWT berfirman:
 
وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ
”dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan” (al-Qasas: 77)
 
c. Shadaqah.

Shadaqah menurut ar-Raghib al Asfahani memiliki muatan sifat (as-Shidqu) yang berarti jujur atau benar dalam perbuatannya. Serta keselarasan antara ucapan, perbuatan dan keyakinannya. Persamaan dari kata as-Shidqu dan Shadaqah menunjukkan bahwa siapapun yang meyakini kebenaran agamanya, ketulusan jiwanya maka akan terpancar bukti kebaikannya kepada sesama makhluk. Sayyid Qutub pada tafsir fii zhilali al-Qur’an menerangkan bahwa ayat perintah zakat telah turun pada periode makkiyah sedangkan ayat yang spesifik berkaiatan dengan shadaqah turun pada periode Madaniyah sebagai bukti ketulusan dan kebaikan iman sesorang muslim dari pada seorang hipokrit. Didalam sebuah hadis riwaya at-Thabrani di jelaskan bahwa: as-Shadaqatu burhanun (shadaqah adalah bukti petunjuk)

Firman Allah SWT :

لَن تَنَالُوا۟ ٱلْبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُوا۟ مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنفِقُوا۟ مِن شَىْءٍ فَإِنَّ ٱللَّهَ بِهِۦ عَلِيمٌ
 
Terjemah Arti: Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.
bersambung
 
 2. Prinsip altruisme dalam Al Qur’an terbagi menjadi dua yakni secara umum dan khusus. Prinsip altruisme secara umum terdiri dari ta’awun dan ikhlas. Sedangkan prinsip secara khusus terdiri dari ; ibadah, muamalah, ketulusan, dan keyakinan keagamaan.

Bersambung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here