Ansor : Kebijakan New Normal Harus Memperhatikan Pondok Pesantren

17
Ansor : Kebijakan New Normal Harus Memperhatikan Pondok Pesantren

Majalengka – Akan diberlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II yang dikombinasikan dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new normal dalam penanganan covid-19 di Majalengka mendapatkan respon dari Jajaran Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC. GP. Ansor) Kabupaten Majalengka. Ansor menilai kehati-hatian Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam penanganan Covid 19 perlu mendapatkan apresiasi dari semua pihak.

“Kita semua harus mengapresiasi kebijakan Pemkab dan mendukung sepenuhnya agar penanggulangan bencana covid 19 ini dapat berhasil tuntas dan Majalengka tetap aman terbebas daru covid 19”, ungkap Ketua PC. GP. Ansor Majalengka, Ahmad Cece Ashfiyadi didampingi jajarannya usai safari idul fitri di Pondok Pesantren Darun Najah Ash Shodiqiyah Malausma, (1/6).

Ia pun beserta jajarannya akan terus berperan aktif dalam ikut menyukseskan program dan kebijakan pemkab dalam penanganan convid 19 di Kabupaten Majalengka.

“Dengan berbagai program yang sudah dan akan terus dilaksanakan, Kami di Ansor akan terus bersinergis dengan pemerintah dalam penanganan covid 19 ini”, tambahnya.

Disamping hal tersebut, Kang Cece biasa pria ini disapa mengharapakan sebagaimana arahan dari Pimpinan Pusat GP. Ansor untuk terus mengawal kebijakan new normal dalam penanganan covid 19 tetap memperhatikan dan menyentuh kepada pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan yang mengelola para santri.

Ansor : Kebijakan New Normal Harus Memperhatikan Pondok Pesantren

“Kami berharap dan akan terus mendorong adanya kebijakan dalam penanganan covid 19 di Kabupaten Majalengka baik itu perpanjangan PSBB ataupun new normal bisa memperhatikan pondok pesantren dan ada program khusus untuk pondok pesantren sesuai arahan pimpinan kami di pusat”, harapnya di amini oleh jajarannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here