Bakti Sosial Banser Awali Gebyar Kecamatan Bershalawat

22

Bakti Sosial Banser Awali Gebyar Kecamatan BershalawatMaja, Aan Subarhan – Tahun baru Hijriyah merupakan awal perubahan ke arah yang lebih baik bagi Keluarga Besar Gerakan Pemuda Ansor (GP. Ansor) Kabupaten Majalengka. Peringatan Tahun Baru Islam ini ditandai dengan adanya Gebyar Kecamatan Bershalawat yang bertempat di alun-alun Desa Sadasari Kecamatan Argapura (Selasa, 26/9).

Koordinator Acara Aan Subarhan mengatakan Rangkaian Gebyar Tahun Baru Hijriyah & Kecamatan Bershalawat ini dikemas dalam berbagai bentuk acara dimulai dari Bakti Sosial Banser, Musabaqoh Tingkat DTA, Santunan Anak Yatim, Gema Hadroh Shalawat Nabi dan Tabligh Akbar. “Keluarga besar GP. Ansor Majalengka menggelar rangkaian acara dalam peringatan tahun baru islam ini, yang diawali dengan bakti sosial Barisan Ansor Serbaguna (Banser) berupa membersihkan lingkungan wilayah Sadasari, dan puncaknya Tabligh Akbar”, katanya.

Tema yang diangkat menurut Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Kaderisasi GP. Ansor ini merupakan tema kebersamaan menuju arah yang lebih baik dalam bingkai Ahlussunna Wal Jama’ah ‘ala NU sesuai makna hijrah yaitu Bergerak ke arah yang lebih baik dari sebelumnya. ” Melalui acara ini kami mengajak masyarakat untuk terus berlomba dalam persaudaraan, kebersamaan dan toleransi menuju arah yang lebih baik lagi”, ungkapnya.
Sementara itu Ketua GP. Ansor Kabupaten Majalengka, Ahmad Cece Ashfiyadi dalam sambutannya mengatakan Ansor merupakan Badan Otonom NU yang terus mengajak dan merangkul semua kalangan dalam dakwah demi mewujudkan NKRI yang tangguh dan maju. “Kami ini anak-anak muda NU yang selalu mengajak dan tidak mengejek, merangkul dan tidak memukul untuk menjaga para ulama dan bangsa ini”, ungkapnya.

Iklan Layanan Masyarakat

Bakti Sosial Banser Awali Gebyar Kecamatan BershalawatCece juga menambahkan melalui lantunan sholawat ini mengajak masyarakat untuk tetap berhati sejuk dan damai sehingga bisa hidup aman, damai dan nyaman mendapatkan berkah dari Allah SWT. “Lewat Shalawat kita ademkan hati dan sejukkan jiwa mengharap berkah. Apalagi Alhamdulillah acara ini dihadiri oleh sahabat-sahabat kami dari Front Pembela Islam (FPI) dan Ahmadiyah, mari bersama bershalawat nabi demi kemakmuran negeri ini”, ajak pengasuh Ponpes Al Bukhori Garawangi – Sumberjaya ini.

Diakhir sambutannya, Pria alumni PMII Situbondo ini mengecam keras adanya terduga teroris yang berasal dari Majalengka dan berharap pemerintah kabupaten lebih fokus lagi melakukan pembinaan keagamaan di Majalengka. ” Kami prihatin kejadian kemarin dengan tertangkapnya terduga teroris dari majalengka dan kami berharap pemkab lebih maksimal lagi dalam pembinaan keagamaan. Ya, mungkin sudah saatnya pemkab bisa lebih perhatian lagi & menyuport setiap kegiatan ansor biar majalengka ini ttp aman, kondusif dan berkah, betul gak hadirin ???”, tanyanya dan dijawab serempak oleh ribuan hadirin betul.

Puncak acara diisi Tablighul Islamiyaj yang disampaikan oleh Al Habib Mustofa Al Jufri dari Purwakarta. Dalam ceramarhnya Habib Mustofa menyampaikan pentingnya generasi muda sekarang untuk tetap dekat dan membela ulama khususnya ulama yang tergabung dalam Nahdlatul Ulama (NU). Karena menurutnya Ulama mengajarkan kita semua untuk tetap hidup berdampingan saling toleran dan menghargai. “Tititp untuk generasi muda senantiasa terus dekat dengan ulama dan membela para ulama, Insya Allah hidupnya akan berkah”, pesannya.
Acara yang berakhir sampai dini hari dihadiri oleh Ketua PC.NU Majalengka, KH. Harun Bajuri, Kapolsek Argapura, Danramil Argapura, Kepala Desa Sadasari, Tokoh-tokoh Agama, Pimpinan FPI, Pimpinan Ahmadiyah, Ratusan Anggota Ansor dan Banser serta Ribuaan Jamaah Se Kecamatan Argapura.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here