The news is by your side.

Batik Menurut Gus Mus dan Kiai Said Aqil Siroj

Jakarta, NU Online – Mustasyar atau penasihat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus pernah mengatakan, dewasa ini, umat Islam Indonesia cenderung mengenakan pakaian gaya Arab; berjubah putih, berserban. Mereka menyangka, yang demikian itu merupakan salah satu ittiba’ (mengikuti jejak) Nabi Muhammad. 

“Mereka kira, pakaian yang mereka pakai itu pakaian Kanjeng Nabi. Padahal, jubah, serban, sekalian jenggotnya, itu bukan pakaian Kanjeng Nabi. Abu Jahal juga begitu, karena itu pakaian nasional Arab,” ungkap kiai asal Rembang, Jawa Tengah ini pada pengajian di Mata Air, Jalan Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta, Rabu 26 Oktober 2011 lalu. 

Gus Mus menegaskan bahwa Kanjeng Nabi sangat menghormati tradisi tempat tinggalnya sehingga ia memakai pakaian nasional Arab, bukan pakaian bangsa lain. Nabi Muhammad tidak membikin pakaian sendiri untuk menunjukkan bahwa dia Rasulullah atau utusan Allah supaya berbeda dengan manusia lain. 

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.