Bolehkah Zakat Fitrah Dibayar pada Pertengahan Ramadan?

21

Salah satu jenis zakat yang wajib ditunaikan oleh muslim adalah zakat fitrah, yakni zakat yang dikeluarkan oleh umat Islam yang memiliki kelebihan bahan makanan pokok buat kebutuhan makan dirinya sendiri dan juga buat keluarganya, pada hari raya Idulfitri.

Zakat fitrah ini dikeluarkan setelah terbenamnya matahari di akhir dari bulan Ramadan sampai sebelum dilaksanakan shalat Idulfitri. Karena jika dikeluarkan setelah shalat Idulfitri, maka tidak terhitung zakat lagi, tetapi menjadi sedekah. Sebagaimana hadis dari Ibnu Abbas ra. ia berkata:

فرض رسول الله صلى الله عليه وسلم زكان الفطر طهرة للصائم من اللغو والرفث وطعمة للمساكين، فمن أداها قبل الصلاة فهي زكاة مقبولة ومن أداها بعد الصلاة فهي صدقة من الصدقات. رواه أبو داود وابن ماجه

“Rasulullah saw. mewajibkan zakat fitrah yang menyucikan bagi orang yang berpuasa dari perkara yang tidak berguna, ucapan yang jelek dan makanan untuk orang-orang miskin. Maka siapa yang melaksanakannya sebelum shalat (Idulfitri) maka ia adalah zakat yang diterima, dan siapa yang melaksanakannya setelah shalat, maka ia adalah bagian dari sedekah (saja). (HR Abu Daud dan Ibnu Majah).

Lalu apakah diperbolehkan menyegerakan zakat fitrah pada pertengahan Ramadan?

Di dalam kitab Ibanatul Ahkam syarah Bulugil Maram yang disusun oleh Hasan Sulaiman An Nuri dan Alawi Abbas al Maliki (Beirut: Darul Fikri, 2008 M. Juz 2, h. 250) telah dirangkum pendapat empat mazhab dalam masalah waktu pelaksanan membayar zakat fitrah .

Menurut imam Abu Hanifah dan Malik, zakat fitrah itu wajib dilaksanakan mulai dari terbitnya fajar di hari Idulfitri karena hal ini adalah waktu yang ditentukan dengannya fitrah yang hakiki, dan karena waktu yang dekat dengan seorang hamba, maka janganlah didahulukan waktu kewajibannya ini dengan sehari sebelumnya.

Sedangkan menurut imam Syafi’i dan Ahmad, zakat fitrah wajib ditunaikan sebab tenggelamnya matahari di akhir hari dari bulan Ramadan, karena sesungguhnya adanya Idulfitri adalah sebab tenggelamnya matahari di hari akhir di bulan Ramadan.

Adapun menyegerakan pembayaran zakat fitrah sebelum waktunya, menurut imam Syafi’i boleh dilakukan mulai awal bulan Ramadan, karena ada sebabnya. Sedangkan menurut imam Malik dan Ahmad boleh menyegerakan zakat fitrah sehari atau dua hari saja.

Sementara itu menurut pengikut imam Abu Hanifah boleh menyegerakan zakat fitrah secara mutlak, tidak ada pemisah antara satu masa dengan masa yang lain menurut pendapat yang shahih, karena sebab wajibnya ditunaikannya zakat telah ada yakni orang yang wajib diberi nafkahnya.

Jadi menyegerakan membayar zakat fitrah adalah boleh. Tetapi disunahkannya dibayarkan sebelum melaksanakan shalat Idulfitri sebagaimana hadis Nabi Saw. tersebut di atas.

Wa Allahu A’lam bis Shawab.

Sumber : Bincangsyariah.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here