The news is by your side.

Budaya dan Islam Indonesia Tidak Cocok untuk Radikalisme

Jakarta, NU Online
Cendekiawan muslim Indonesia Azyumardi Azra mengatakan bahwa Indonesia memiliki tipologi budaya yang berbeda dengan bangsa Arab. Budaya Indonesia yang terkenal dengan keramahan, kesantunan dan moderat ini kemudian mampu berakulturasi secara baik dengan Islam.

Inilah yang menurutnya membuat Islam Indonesia secara keseluruhan memiliki ciri khas Islam yang ramah, Islam yang damai dan berbeda dengan Islam di tempat-tempat lain.

“Budaya Indonesia itu budaya selalu menekankan tepo seliro, tenggang rasa tidak menang-menangan sendiri. Islam wasathiyah inilah yang kemudian bertemu dengan budaya Indonesia,” jelasnya saat menjadi pembicara pada Program Acara Opsi bersama Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj di Studio Metro TV, Senin (25/3) malam.

Jadi menurutnya aneh jika orang Indonesia tidak menghargai budayanya sendiri dan malah mengimpor budaya serta paham-paham dari Timur Tengah.

Dengan budaya dan agama yang ada ini lanjutnya, Indonesia menjadi salah satu dari sedikit negara mayoritas muslim yang aman, damai, dan pembangunan dapat berjalan dengan baik.

“Pembangunan berkembang, pesantren berkembang terus, jumlahnya meningkat terus, baik perguruan tinggi umum maupun Islam juga meningkat, baik negeri maupun swasta bertambah terus,” beber pria yang pernah menjadi Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Kondisi inilah yang membuatnya dari dulu sepakat dengan Islam Indonesia yang dalam NU disebut sebagai Islam Nusantara. Islam yang menjadikan budaya sebagai infrastruktur agama.

“Islam (Islam Indonesia atau Islam Nusantara) bukanlah tempat yang subur untuk radikalisme,” tegasnya.

Tipologi Islam Nusantara mampu mewujudkan  kedamaian seperti ini karena prinsip-prinsip yang bersumber dari Islam wasathiyah yakni selalu bersifat tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), tasamuh (toleran), dan I’tidal (adil). (Muhammad Faizin).

Sumber : NU Online

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.