The news is by your side.

Bughat

Bughat | NU Online LTN Nahdlatul Ulama Jawa Barat

M Kholid Syeirazi – Menolak pemerintahan yang sah adalah benih-benih bughat. SM Kartosoewirjo dulu menolak kekuasaan Soekarno, antara lain karena Indonesia tidak mengadopsi hukum Islam. Pengikutnya sampai sekarang masih ada, dalam sejumlah kelompok dan nama. Pilpres kemarin brutal dan kasar. Tuduhan kecurangan TSM sudah diuji di lembaga berwenang. Hasilnya, pemenang kemarin dilantik MPR dan lawan tandingnya ikut hadir menghormati hasil demokrasi. Namun, tetap ada yang tidak puas. Sejak sebelum pemilu digelar, mereka sudah teriak kecurangan. Sumbernya dari persepsi yang tertanam di benak bahwa pemerintahan ini zalim, anti-Islam, dan gemar mengkriminalisasi ulama. Baiklah, tuduhan-tuduhan itu nisbi dan bisa dibantah.

Saya hanya ingin mengingatkan dua hadis berikut. Hadis pertama bicara tentang benci dan sabar, benci terhadap penguasa dan sabar untuk tidak berontak atau keluar dari arena kekuasaan. Hadis kedua, larangan menggulingkan kekuasaan dengan kup bersenjata, meskipun penguasa yang ada merupakan seburuk-buruk penguasa selagi dia masih salat atau tidak melarang orang untuk mengerjakan salat.

عن ابن عباس، عن النبي ﷺ، قَالَ: «من كرِه من أميره شيئا فليصبِر، فإنه من خرج من السلطان شبرا مات ميتة جاهلية» (رواه البخارى)

“Barang siapa tidak menyukai pemimpinnya hendaknya dia bersabar. Sesungguhnya siapa yang keluar dari kekuasaan kemudian mati, dia mati dalam kondisi jahiliah” (HR Bukhari).

وعن عوفِ بن مالك قال: سمعت رسول اللّه ﷺ يقول: « خيار أئمتكم الذين تحبونهم ويحبونكم، وتصلون عليهم ويصلون عليكم، وشرار أئمتكم الذين تبغضونهم ويبغضونكم، وتلعنونهم ويلعنونكم، قال: قلنا: يا رسول الله، أفلا ننابذهم بالسيف؟ فقال لا ما أقاموا فيكم الصلاةَ، وإِذا رأيتم من ولاتكم شيئا تكرهونه فاكرهوا عمله ولا تنزِعوا يدا من طاعة » (رواه مسلم)

“Sebaik-baik pemimpin adalah yang kalian cintai mereka dan mereka mencintai kalian, yang kalian doakan mereka dan mereka mendoakan kalian. Seburuk-buruk pemimpin adalah yang kalian murkai mereka dan mereka murkai kalian, kalian mengutuk mereka dan mereka mengutuk kalian.” Kami bertanya, “Apakah boleh kami gulingkan dengan senjata”? “Tidak, selagi mereka masih salat di antara kalian. Jika kalian lihat dari pemimpin kalian sesuatu yang membuat kalian tidak senang, maka bencilah perbuatannya, tetapi jangan melepaskan ketaatan kepada mereka.” (HR Muslim).

Leave A Reply

Your email address will not be published.