The news is by your side.

Dilapor GP Ansor ke Polisi, Sekretaris PKS Sulbar Minta Maaf di Mapolres Mamuju

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU – Sekertaris PKS Sulbar, Hajrul Malik, memohon maaf kepada Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Mamuju dan GP Ansor Sulbar, Senin (4/12/2017).

Permohonan itu diajukanHajrul di Mapolres Mamuju Jl KS Tubun, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Sulbar.

Hajrul dipanggil polisi setelah dilaporkan GP Ansor ke Polres Mamuju atas dugaan pencemaran nama baik Banser.

“Dari awal saya tidak ada unsur menghindari proses Tabayyun yang dilakukan oleh teman-teman Ansor-Banser, Alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan pertemuan dan saya melakukan permohonan maaf,” kata Hajrul di ruangan Sat Intelkam Mapolres Mamuju.

Baca: Ngawur di Atas Mimbar, Sekretaris PKS Sulbar Dipolisikan

“Terkait dengan Khotbah yang saya sampaikan itu sudah clear dan tidak ada unsur mau menyinggung Banser, sehingga saya minta maaf atas pernyataan ini yang dinilai keliru,” ujarnya menambahkan.

Sekretaris Pimpinan GP Ansor Cabang Mamuju Ashari Rauf mengatakan, pihaknya sudah menerima permohonan maaf Sekretaris PKS Sulbar.

“Saya kira upaya mediasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian, yang mempertemukan kami dengan Bapak Hajrul Malik, sudah sangat baik, kami dari kedua belah pihak sama-sama membuka hati,” ujar Ashari.

Berawal dari Atas Mimbar

Sekretaris Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulbar, Hajrul Malik dilaporkan ke Polres Mamuju.

Hajrul dilaporkan atas dugaan pencemaran nama terhadap lembaga di atas mimbar saat bertindak sebagai khutbah Jumat, beberapa waktu lalu.

Sekretaris PKS ini menyebut bahwa Banser talah membubarkan pengajian.

Tak terima dengan itu, Pimpinan Wilayah GP Ansor Sulbar bersama Pimpinan Cabang Ansor Mamuju, ambil tindakan melaporkan Hajrul Malik yang dinilai ngawur saat berkhutbah.

Kasatkowril Banser Sulbar, M Anshar Tahir mengatakan, awalnya pihaknya melakukan langkah tabayyun ke kediaman Hajrul sebanyak dua kali guna mempertanyakan maksud penyataan tersebut.

Namun niat bertabayyun belum menemui titik temu dengan alasan sedang tak berada di rumah.

“Kami sudah menyurat secara kelembagaan kepada Hajrul Malik untuk bertemu dan mengklarifikasi maksud dan tujuannya menyinggung Banser GP Ansor. Dalam surat tersebut kami mencantumkan kontak person kami, namun hingga saat ini belum mendapatkan tanggapan,” jelas M Anshar Tahir, saat ditemui usai dari Polres Mamuju, Minggu (3/12/2017).

“Harapannya pihak Polres Mamuju dapat memediasi atau memanggil yang bersangkutan untuk mempertemukan kami,” lanjut Ketua PC GP Ansor Mamuju, Zahril.

Ia menambahkan, pihaknya saat ini sisa menunggu panggilan dari pihak Kepolisian untuk memediasi sekaligus bertemu dengan Hajrul untuk mempertanyakan maksud konten Khutbahnya.(*)

Sumber : Tribunnews Makasar Online

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.