Festival Ramadhan Nahdliyin Citayam Memupuk Jiwa Sosial

38

Festival Ramadhan Nahdliyin Citayam Memupuk Jiwa SosialRamadhan semakin berada di penghujung akhir, kaum muslimin bilkhusus warga nahdliyin menggunakan waktu ramadhan yang tersisa ini dengan mengadakan beragam aktifitas positif. Diantaranya melaksanakan i’tikaf, melaksanakan ziarah kubur, melakukan aktifitas budaya mudik ke kampung halaman, dll. Aktifitas Santri Citayam justru pada tahun ini nampak berbeda, pertama selain dapat melaksanakan sanlat selama sebulan penuh, kedua juga melakukan aktifitas doa dan tarawih di berbagai lokasi berbeda mulai di Bogor, kota Depok hingga ke ujung Jakarta.

“ Alhamdulillah tahun ini kita semua dapat melaksanakan sanlat sebulan penuh, berbagai macam aktifitas ibadah telah kita lakukan demi mencerdaskan benak dan menundukkan nafsu, semoga kita semua dapat meraih Ridha Allah SWT.” Ucap Sekretaris Lembaga Ta’lif wa Nasyr Ustadz Abdul Hakim saat memberikan sambutan dalam acara Festival Ramadhan Bersama Santri Citayam yang dilaksanakan pada Rabu (13/6) di Majelis Taklim Al Ittihad Al Islami Citayam, Bojonggede, Kab Bogor Jawa Barat.

Acara Festival Ramadhan yang dimulai sejak ( 11 – 13/6) tersebut diakhiri dengan acara buka bersama dan santunan. Pada kesempatan itu Wakil Sekretaris Lembaga Ta’mir Masjid LTM PCNU Kab Bogor H Abdul Hadi Hasan menyampaikan salam dari Ketua LTM PCNU Kab Bogor yang berhalangan hadir, “ H Agus Riadi menyampaikan salam bagi seluruh panitia dan tokoh masyarakat Citayam, beliau sangat bangga dengan kerja keras yang dilakukan oleh Kang Hakim dkk. Berkat perjuangannya sanlat dan aktifitas tarawih serta itikaf dapat dilaksanakan dengan baik, hal ini menunjukan bahwa pengurus NU selalu siap mencerdaskan umat di manapun berada.” Lugas Kang Hadi.

Iklan Layanan Masyarakat

Hadir pula beberapa tokoh Kiai dan Perwakilan IPNU Kab Bogor, Ipan Ramadhan. Kang Ipan nampak sangat bergembira bisa berjumpa dengan kawan-kawan Nahdliyin yang cerdas dan aktif. “ Alhamdulillah saya dapat bersilaturahim di kediaman Kiai Hasan Sadzily dan menyaksikan betapa semangatnya adik-adik beraktifitas mengisi akhir Ramadhan. Festival Ramadhan ini nampak dipenuhi dengan kebahagiaan, karena ada moment berbagi keberkahan dan aktifitas ini tidak akan terwujud tanpa bimbingan Para Kiai NU. Kita harus belajar pada Para Kiai dan bergerak agar dikenal Dunia.” Dipaparkan dengan penuh ketegasan.

Acara festival Ramadhan bersama santri Citayam ditutup dengan buka bersama, kemudian shalat magrib dan isya serta tarawih dan pembagian hadiah serta santunan bagi anak-anak Yatim, fuqara dan Masakin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here