Gagal Paham Membandingkan Takut Corona dengan Takut Allah
Pertanyaannya, apakah betul meniadakan shalat Jumat dan jamaah shalat wajib disebabkan takut menjadi media penularan virus Corona itu berarti telah menempatkan virus tersebut sebagai makhluk yang lebih takuti daripada khaliknya?
Jika jawabannya “ya”, maka bisa dikatakan para ulama di masing-masing negara itu telah gegabah sekali karena telah meniadakan shalat Jumat gara-gara takut kepada virus Corona. Bukankah shalat Jumat adalah perintah Allah? Tetapi apakah mungkin para ulama itu bertindak gegabah dan bertentangan dengan perintah dan larangan Allah?
Terasa tidak masuk jika mereka seperti itu. Mereka adalah para ulama yang tentunya telah dipercaya masyarakat karena kompetensi dan kredibilitasnya.
Jika memang demikian, maka permasalahannya tidak pada para ulama tetapi pada mereka yang kontra fatwa. Mereka gagal paham bahwa fatwa para ulama itu dikeluarkan justru karena rasa takut mereka kepada Allah. Sebagai ulama mereka tidak bisa lepas dari tanggung jawab keumatan. Mereka sadar betul akan bersarnya tanggung jawab di hadapan Allah terkait keselamatan jiwa umat yang dipimpinnya.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



