GP. ANSOR INDRAMAYU POLISIKAN WELLY

16

Indramayu –  Terkait ujaran kebencian yang dilontarkan kepada KH. Ma’ruf Amin yang diunggah dalam sosial media Facebook atas nama Welly beberapa hari yang lalu, kini akun Facebook  tersebut dilaporkan oleh GP. Ansor Indramayu ke Polres melalui bagian Reskrim Polres Indramayu pada Selasa (2/4) lalu.

Ketua GP. Ansor Indramayu Miftahul Fatah didampingi oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP. Ansor Indramayu setelah beberapa  jam unggahan akun Facebook atas nama Welly tersebar, pihaknya langsung melakukan rapat terbatas dan  melakukan laporan pengaduan ke pihak Polres melalui bagian Reskrim Polres Indramayu.

“Menjadi sebuah unsur delik aduan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH)  Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Indramayu atas apa yang telah dilakukan oleh akun Welly, untuk itu kami atas nama GP. Ansor Indramayu tidak akan tinggal diam ketika kiyai dan sesepuh kami dikatakan keturunan iblis,  dan akun Welly harus bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya, karena telah melukai hati kami para santri dan pengikut nahdlatul ulama, ” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, juru bicara LBH GP. Ansor Casmudi  menerangkan pada awak media bahwa kasus akun Welly bukan kejadian biasa, namun sudah menjadi isu nasional karena yang menjadi target sasaran dari Welly adalah seorang kiyai khos dari kalangan Nahdlatul Ulama.

“Jika selama ini yang menjadi sasaran dari orang yang tidak bertanggung jawab  adalah GP. Ansor dan Banser, maka hal itu sudah biasa, namun ketika yang dihantam adalah seorang KH. Ma’ruf Amin yang notabane menjadi simbol dari Nahdlatul Ulama, maka apapun itu tidak bisa dibiarkan dan harus dituntaskan hingga titik darah juang penghabisan, dan perlu diketahui bahwa apa yang dilakukan oleh GP. Ansor murni bukan sentimen politik,  bukan juga masalah kepartaian,  dan tidak sedikitpun menyinggung soal kelembagaan, ini murni kasus yang hanya melibatkan Akun Welly atas hinaanya di sosial media yang mengatakan KH. Ma’ruf Amin adalah keturunan iblis, untuk itu proses pertama sudah kami lakukan dan  mengajukan pengaduan tersebut ke Polres Indramayu melalui Reskrim  Polres Indramayu serta berkas perkara masuk pertanggal 02 April 2019 beberapa hari lalu, ” terangnya.

Kapolres Indramayu AKBP. M Yoris  Maulana melalui Kasar Reskrim Polres Indramayu AKP Suseno adi Wibowo. SH, SIK membenarkan adanya laporan pengaduan dari pihak GP. Ansor Indramayu dan pihaknya saat ini tengah mempelajari kasus tersebut dan akan dilakukan prores hukum serta penyidikan pada tahap berikutnya.

Berdasarkan kabar yang beredar, setelah beberapa jam kejadian yang menyangkut akun Welly, beberapa pihak seperti Pagar Nusa (Lembaga Pencak  Silat NU) dan Garda Bangsa melakukan tabayun ke rumah Welly namun tidak bertemu, bahkan nomor telfonnyapun saat dihubungi beberapa kali tidak aktif, dan akun Facebooknya pun tidak aktif, walaupun begitu  proses hukum atas nama akun Welly tetap akan dilanjutkan hingga pada titik yang terang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here