GP Ansor Kota Bandung Gelar Diklatsar Bela Negara di Zona 4 Kota Bandung

Bandung, LTNNU Online
Gerakan Pemuda Ansor Kota Bandung, Menggelar Diklatsar Bela Negara yg di ikuti oleh 300 anggota Banser Kota Bandung Zona 4. Kegiatan ini dimulai pada hari Jum’at (20/9) dengan agenda kegiatan registrasi ulang dan upacara pembukaan di Aula PKMW Taman Belajar AL-AFIFIYAH Kota Bandung.
Peserta Diklatsar meliputi PAC Kecamatan Babakan Ciparay, PAC Kecamatan Bojongloa Kaler, Kecamatan Bandung Kulon, Kecamatan Bojongloa Kidul dan Kecamatan Andir. Uniknya, tidak hanya dari daerah tersebut peserta yg mengikuti Diklatsar. Dari 300 peserta Diklatsar, dua orang berasal dari luar negri yaitu Lutfi Kasamasu dan Azim. Keduanya lahir di Kota Patani, Thailand. Namun demikian kedua WNA Tersebut tidak mengikuti kegiatan secara penuh, khususnya kegiatan pada hari Sabtu dan Minggu yg diadakan di wilayah Lanud Sulaiman.
Keduanya adalah kader PMII Uninus dan mengaku tahu adanya acara Diklatsar ini dari info di grup WA. Salah satu dari dua warga Thailand, Lutfi mengaku tertarik menjadi anggota Banser ketika melihat di media sosial saat ini banyak sekali orang yang menyerang Banser maupun Ansor dengan berbagai cara.
“Selain saya penasaran kenapa Banser ini walaupun banyak di-bully di medsos, tetapi anggotanya tetap teguh dan semakin banyak tiap kali ada penerimaan anggota hingga ribuan yang mendaftar. Di beberapa media saya baca itu,” ujar Lutfi Kasamasu.
Selain itu, Lutfi juga mempunyai motivasi untuk mencari pengalaman baru, ilmu di luar kampus, dan mencari teman baru. Menurut Lutfi, teman-teman mahasiswa di Indonesia sangat mencintai negeri mereka. “Ini untuk kelak bisa saya aplikasikan di negara saya di Thailand,” tambah Lutfi Kasamasu.
Ketua GP Ansor Kota Bandung, Aa Abdul Rojak menyebutkan bahwa Diklatsar ini digelar untuk terciptanya kader baru yang dapat memperkuat organisasi.
“Dengan adanya kader baru diyakini organisasi dapat semakin berkembang dan bisa membantu peningkatan SDM di kalangan pemuda sampai ke pelosok desa,” tambah Kang Ojak.
Selain itu, menurut Gus Ali Fadhil dari LDNU Jabar yang menjadi salah seorang pemateri Diklatsar Banser Kota Bandung mengharapkan acara Diklatsar bisa memotivasi PCNU dan MWCNU lainnya se-Kabupaten dan Kota Bandung.
Acara ditutup dengan pembacaan sumpah atau Nawa Prasetya Banser dan pembaiatan yang dipimpin oleh KH Wahyul Afif Al-Ghafiqi, sekretaris PCNU Kota Bandung. Dengan suara lantang dan menggelegar ia meneguhkan hati setiap peserta Diklatsar untuk menjadi benteng ulama dan NKRI dari segala bentuk ancaman baik dari dalam maupun luar negeri.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.







