The news is by your side.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Saiful Huda Komisi 10 DPR RI, Hadiri Wisuda Akbar Santri TKA TPA Angkatan ke-55 LPPTKA-BKPRMI Provinsi Jawa Barat

Jalak Harupat Bandung, Sabtu, 24 September 2022.

Dalam sambutannya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di pembukaan wisuda Akbar Santri TKA TPA angkatan ke-55 LPPTKA-BKPRMI Provinsi Jawa Barat, yang bertajuk,
“BKPRMI rumah bersama Mencetak Generasi Penerus yang Berkarakter dalam Mewujudkan Indonesia Kuat, unggul, dan Tangguh.”

Menyampaikan beberapa ulasan terkait regenerasi kedepan dari generasi sekarang yang akan diwisuda, yang nantinya di tahun 2045, akan menjadi pelanjut dari perjuangan para generasi sekarang yang menjadi para pemimpin.

“Selamat BKPRMI bisa menjaga dan menumbuhkan generasi Qurani.”

Untuk guru ngaji, Ridwan Kamil menganggarkan 15 milyar yang dialokasikan pada asuransi untuk guru ngaji, sehingga bisa diambil manfaatnya, ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Hibah pada kegiatan keagamaan juga di upayakan akan terus ditingkatkan, dan tahun depan akan lebih ditingkatkan lagi.

‘Program 4700 pengapalan Qur’an didesa desa, diharapkan mampu mengisi kekosongan para penghafal Quran yang selama ini ada.

Sehingga di tahun depan, kekosongan itu bisa terisi, dan para penghafal Quran bisa ada di tiap desa.”

“Begitupun Program kridit mesra, bisa di manfaatkan masyarakat, dimana peminjaman untuk kalangan ekonomi yang membutuhkan, bisa merasakan manfaat pinjaman tanpa bunga, tampa agunan, tampa BI Cheking, yang penting mau memakmurkan masjidnya saja.”

“Silahkan mencari dhuafa disekeliling masjid, untuk mengentaskan kemiskinan di sekitar masjid, seperti yang di canangkan dalam program di Jabar ini.”

Dalam janjinya Ridwan Kamil, menyebutkan untuk dana desa nantinya, akan di sisihkan untuk program pengajian di desa desa dan pemberdayaan guru ngaji, dan ini akan dibawa ke dalam rapat Ridwan Kamil dengan para pemangku anggaran di Provinsi.

Pada akhir sambutan Ridwan Kamil mengucapkan selamat pada calon wisudawan dan wisudawati, dan harapannya, anak-anak ini akan menjadi generasi pelanjut yang hebat,” semoga semuanya akan menjadi generasi unggul, seperti harapan kita semua, selamat melanjutkan !”

BKPRMI dan LPPTKA, pada hari Sabtu siang tadi, telah melaksanakan wisuda Akbar tingkat Provinsi Jawa Barat, dengan peserta wisudawan dan wisudawati kurang lebih 1700 siswa TKA, TPA, dari kabupaten Bandungnya sendiri, dan 4 siswa terbaik, dari perwakilan, utusan yang datang dari setiap kabupaten kota se-Jawa barat, dengan jumlah keseluruhan peserta yang di wisuda pada Sabtu siang tadi, sekitar 2000 peserta, dan berkumpul di Gedung indoor Bola Volly, Stadion Si Jalak Harupat, menurut H. Cecep Irfan, ketua DPD BKPRMI kabupaten Bandung.

Adapun dari sambutan dan arahan komisi 10 /F.FKB DPR RI bapak H. Syaiful Huda, dalam sambutannya mengetengahkan perihal fokus dalam 4 hal, yang menjadi agenda DPR RI di Jakarta, bahwa :
Para guru dan ustazah adalah profesi yang perlu disejahterakan, hukumnya wajib dibanding kebutuhan kebutuhan yang lain.

Pemerintah harus berkomitmen kuat untuk meningkatkan kesejahteraan para guru guru kita, baik formal maupun lembaga non formalnya.

Lembaga-lembaga pendidikan madrasah, TPA, harus ditempatkan di posisi yang sama dan harus diperlakukan yang sama pula oleh pemerintah.

Dan untuk itu akan di dorong APBD bisa di alokasikan untuk menunjang pendidikan ini.

Setiap anak harus bisa mengenyam pendidikan Al Qur’an, dan mendapatkan ta’lim-ta’lim.
Kewajiban menuntut ilmu itu ada 4.
Para guru jangan menjustufikasi para santrinya harus seperti apa maunya, dalam mendidik harus memiliki kesabaran, dan rumus menuntut ilmu itu harus sabar.

Harus dalam bimbingan ilmu dari para guru para peserta didik itu.

Berilmu harus dalam bimbingan guru.
Karena mununtut ilmu itu dari lahir sampai ke liang lahat.

Di kesempatan ini, H. Saiful Huda dari komisi 10, memberikan oleh oleh pada para hadirin yang ada, bahwa ia akan memberikan beasiswa gratis ke kampus manapun yang dituju, untuk semua jenjang pendidikan, baik S1, begitupun S2, S3 yang koutanya sebanyak anggota BKPRMI, bahkan untuk penerima beasiswa, ada uang bulanan yang cukup untuk biaya hidupnya.

Pewarta.
Bambang Melga Suprayogi M.Sn

Leave A Reply

Your email address will not be published.