Hadis Palsu Dukhan dan Fenomena Berislam yang Gemar Kiamat-kiamat

131

Keawaman masyarakat terhadap kualitas sebuah hadis nampaknya menjadi peluang besar bagi kaum yang gemar menggembar-gembor menggunakan dalih agama. Seperti kaum ekstrimis ISIS misalnya yang memanfaatkan keawaman masyarakat sebagai peluang rekruitmen pasukan “Jihad” , atau kaum Khilafers yang memanfaatkan keawaman masyarakat untuk mendukung strategi politis mereka dalam kedok membangkitkan kembali sistem khilafah Islamiyah.

Yang paling dominan ialah kaum garis keras yang memanfaatkan keawaman masyarakat Islam terutama kaum muda di perkotaan dengan memberikan narasi-narasi ajakan untuk berhijrah. Bukan, hijrah tentu bagus dan patut didukung. tapi, terkadang dengan hijrah kita lantas lebih Islami atau lebih beriman dibandingkan muslim lain. Esensi hijrah tentu saja bukan sekadar itu.

Belum lagi, baru-baru ini sebuah Kampus ternama di Yogyakarta mengunggah video ceramah Profesor Noorhaidi Hasan yang merupakan Direktur Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di kanal Youtubenya. Video yang mengangkat tema terkait fenomena “Hijrah di kalangan kaum muda muslim kota” tersebut dihapus beberapa saat setelah mendapat komentar-komentar bernada menyerang dari warganet religius. Tentu hal ini patut dipertanyakan, tentang bagaimana konsistensi Universitas tersebut dalam membabat dan memerangi radikalisme di kalangan internal kampus. Padahal sebelumnya pencapaian Kampus tersebut cukup baik dalam menegasi kaum radikal. Pada Juni 2018 lalu, pihak kampus secara tegas memberhentikan 2 dosennya yang terlibat dalam aksi kelompok pengasong khilafah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Iklan Layanan Masyarakat

Kasus ini tidak hanya terjadi di satu kampus saja, melainkan ada banyak kampus di Indonesia yang merasa ditekan oleh kelompok Islam eksklusif yang sering mengkampanyekan ajakan berhijrah. Terutama di kampus-kampus yang sekuler. Alhasil mereka merasa tidak memiliki kebebasan memberikan aturan tegas untuk membabat radikalisme di kampus hingga ke akar-akarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here