Innalillahi, Mustasyar NU Garut KH. Aceng Alawi Ma’mun Wafat

513

Innalillahi, Mustasyar NU Garut KH. Aceng Alawi Ma'mun Wafat

Pakar Ilmu Al Quran dan juga Pimpinan Pondok Pesantren Qira’atus Sab’ah Kudang, Kec. Balubur Limbangan – Garut, KH. Aceng Alawi Ma’mun baru saja menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 75 tahun, Jum’at (8/6) pada pukul 06.30 WIB.

KH. Aceng Alawi lahir tanggal 14 Desember 1943 di Garut, Jawa Barat. Almarhum pernah menempuh studi di Pondok Pesantren Pst. Keresek Lama pimpinan KH. Busyrol Karim (Mama Oco). selain pernah mondok di Pst. Keresek, almarhum juga pernah mondok di pesantren-pesantren Al Qur’an yang ada di Jawa Barat.

Selain menjadi pimpinan dan sesepuh Pondok Pesantren Qiro’atus Sab’ah Kudang Kec. Balubur Limbangan, Almarhum juga pernah dipercaya menjadi Dewan hakim MTQ tingkat propinsi dan Nasional, Almarhum juga aktif di PCNU Kab. Garut, jabatan terakhir beliau adalah Mustasyar PCNU kab. Garut.

Iklan Layanan Masyarakat

Almarhum meninggalkan empat putra dan empat putri, dan puluhan cucu, dan sekarang Pondok Pesantren Qiro’atus Sab’ah Kudang dilanjutkan oleh adik kandung beliau yaitu KH. Aceng Mimin Ma’mun, beserta putra beliau KH. Aceng Atho Moh. Toyyib dan H. Aceng Maki, serta Putra KH. Aceng Mimin yaitu KH. Aceng Fahmi Moh. Nur dan putra dari Hj. Etim Fatimah istri Alm. KH. Busyrol Karim (Aceng Ubus) yaitu KH. Aceng Zaki Irfan.