JIKA DAKWAH NU KERAS TANPA BATAS, APA BEDANYA DENGAN “KAUM MUJAHID MONAS”
Mbah Wahab Hasbullah ndawuh :
“Jika tak ada lagi ikatan antara NU dan pemerintah, maka hal itu berarti musibah”
Kalimah bermuatan hikmah dari mbah Mbah Wahab, menarik untuk ditarik menjadi sikap kita dalam bernegara, bahwa NU sejak berdiri negara ini tidak akan pudar konsentrasi dan tetap teguh mengawal kehidupan berbangsa & bernegara.
Dalam hal, terjadi perbedaan pendapat dengan pemerintah baik dg pengambil kebijakan ataupun mengenai peraturan kebijakan (regulasi), NU tidak boleh kehilangan nalar kiritis untuk melakukan perbaikan dan demi kebaikan.
Perbedaan konsepsi dg siapapun termasuk dg pimpinan pemerintah hal yang lumrah, tetapi nawaitunya untuk kemaslahatan, bukan karena dendam kesumat & kemarahan.
NU adalah Jiwa yang memiliki karakter tawasuth, i’tidal, tasamuh, tawazun dalam menjalani amar ma’ruf nahi munkar.
Jika dakwah NU keras tanpa batas, apa beda dg mujahid monas ?,
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



