Kampung Zakat Terpadu Rintis Pemberdayaan Warga

8

Jember, NU Online 

Wakil Ketua PCNU Jember, HM Misbahus Salam menegaskan pentingnya zakat dikelola dan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan umat, khususnya mereka yang masuk dalam delapan ashnaf (golongan). Sebisa mungkin, dana zakat diberikan bukan cuma untuk memenuhi kebutuhan konsumtif tapi buat pemberdayaan ekonomi.

“Itu memang cita-cita ideal dari zakat. Jadi bagaimana zakat agar bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat, bukan sekadar cukup sesaat,” tukasnya saat memberikan santunan di Kampung Zakat Terpadu di Dusun Paceh, Desa Jamberum, Kecamatan Sumberjambe, Jember, Kamis (16/5).

Ia menambahkan, untuk memperoleh manfaat yang lebih luas dalam pelaksanaan zakat, maka pemanfaatan zakat perlu dilebarkan pada pemberdayaan. Misalnya,  dana zakat diberikan kepada warga  miskin yang punya kemauan berdagang dan sebagainya. 

“Sehingga dari situ, lambat laun usahanya si penerima zakat berkembang, dan akhirya tak berhak lagi menerima zakat, bahkan masuk pembayar zakat,” urainya.

Kampung Zakat Terpadu dibentuk oleh Kementerian Agama Kabupaten Jember sejak sekian tahun yang lalu. Di kampung itu, dana zakat, selain diberikan kepada anak yatim dan fakir miskin, juga telah ada bantuan modal usaha untuk ternak kambing, bantuan beasiswa, dan bantuan  pembangunan rumah tidak layak huni, dan sebagainya. 

“Di sini (Kampung Zakat Terpadu) pemberdayaan sudah jalan. Semoga sukses, dan kelak akan dikuti dengan pembentukan  Kampung Zakat Terpadu di desa lain. Insyaallah,” tukas Pelaksana Kampung Zakat Terpadu, Muhammad Muslim.

Hadir dalam acara tersebut,  Moh. Zuhri (dari Bidang Pembinaan Zawa Kemenag Provinsi Jawa Timur), H. Bustomi (Kepala Kemenag Jember) perwakilan BAZNAS Jember, LAZIZNU, LAZIZMU,  dan sebagainya. (Aryudi AR).

Sumber : NU Online

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here