Kebangkitan Nahdliyin Cianjur Selatan

50
Kebangkitan Nahdliyin Cianjur Selatan

Nahdliyin Cianjur Selatan Bergerak dan Bangkit, Sabtu ( 25/8) Pimpinan Yayasan Pesantren Dziaul Haq mengadakan acara Reuni Akbar santri dan Haul ke 13 pendiri Pesantren, Almarhum KH Acep Dahlan Zhiaul Haq.

Acara yang dilaksanakan di Komplek Pondok Pesantren Zhiaul Haq Cendikia, Kp. Cimanggu, Desa Giri Jaya, Kec Cibinong, Kab Cianjur, Jawa Barat itu dihadiri oleh Para Alim Ulama, Pimpinan pesantren sekitar Kec. Cibinong, aparatur pemerintah dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya Pimpinan Pesantren Dziaul Haq, Kiai Fadhil Al Farisi, S.Pd.I menyampaikan eksistensi pesantren sebagai solusi pendidikan Indonesia.

Iklan Layanan Masyarakat

“ Pendidikan kita terjebak dalam penyusupan radikalisme, narkotika dan dekadensi moral! Eksistensi pesantren menjadi benteng untuk melawan semua itu.” Ucap Kiai Fadhil.

Karena itu, Pesantren Zhiaul Haq cendikia menyelenggarakan pendidikan berbasis pesantren dan pendidikan umum sebagai bentuk integrasi antara pendidikan agama dan umum, antara imtak dan iptek. Dengan demikian para alumni memiliki kematangan ilmu agama, memiliki integritas akhlak mulia, kemandirian dan juga memiliki wawasan umum yang mumpuni sehingga bisa berkiprah di dunia yang penuh tantangan ini.

Pihak pesantren malam itu mengundang Pendakwah dari Bandung, Wakil Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama LDNU Jawa Barat, KH Ibnu Athoillah Yusuf.

Kiai Ibnu Athoillah yang biasa disebut Gus Aat menyampaikan sejarah NU dan para pendiri Nahdlatul Ulama yang berperan aktif di Indonesia.

“ NU Sudah mengakar di Nusantara, dampaknya terasa karena para Ulama dan Pendiri NU sejak awal memperjuangkan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia dengan penuh keikhlasan.” Papar Gus Aat yang juga Pimpinan Pesantren Baitul Arqom Lembur Awi, Bandung.

NU dan Ulamanya terus mempertahankan jerih payah perjuangan para Pahlawan, NU eksis di tengah masyarakat Nusantara dan Dunia karena Ajaran Aswaja Annahdliyah -nya yang kental dengan Islam Rahmatan Lil Alamin.

“ Ulama NU selalu mengajarkan nilai-nilai universal Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah dan Ukhuwah Insyaniyah. semua harus kita fahami dan amalkan karena bersumber dari Islam sesungguhnya.”

Gus Aat Mengakhiri ceramahnya dengan mengarahkan warga kecamatan Cibinong, Cianjur Selatan yang hadir dalam acara haul terus menguatkan hubungannya dengan Alim Ulama Aswaja Annahdliyah sehingga dapat terus menghidupkan NU dan membumikannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here