Kekayaan Literasi Dimiliki oleh Pesantren

29
Kekayaan Literasi Dimiliki oleh Pesantren

Bogor.- “Dari satu pesantren saja bisa melahirkan produk dalam bentuk kitab, tulisan atau bentuk lainnya kemudian menjadi intelektual muslim, atau ulama besar yang kemudian masyhur tidak hanya teritorial tempat pesantren itu berdiri dan berkembang, bahkan melampaui teritorial Indonesia. Seperti Syekh An Nawawi Al-bantani, Syekh Mahfudz Termas, Syekh Yasin padani, dan lain sebaginya. Tokoh tokoh tersebut terlahir dari sebuah entitas dari Pesantren”. Tutur Direktur Pusat Studi Pesantren (PSP) Achmad Ubaidillah, pada kegiatan Temu Penggerak Media Pesantren 2019 di Hotel Citra Cikopo Bogor, Ahad (15/12).

Kegiatan dengan Tema Jalan Dakwah di Media Sosial tersebut merupakan Acara yang ke 3 di tahun 2019. Adapun peserta yang hadir pada kegiatan tersebut, yaitu terdiri dari beberapa utusan pondok pesantren yang ada di daerah Bogor, Depok, Garut, Tasikmalaya, Sumedang, Purwakarta, dan Banten. Sedangkan waktunya akan dilaksanakan selama 4 hari, terhitung mulai hari ini (red-Ahad) 15 – 18 Desember 2019.

“Kami pernah mengundang hampir 40 lebih para pendiri media-media online berbasis NU dan Pesantren. Alhamdulillah PSP merasa senang hati, karena PSP menjadi lembaga kedua atau ketiga yang punya inisiatif untuk mengumpulkan para aktifis, para pegiat, para jurnalis yang bergerak di dunia media keislaman dan kebudayaan yang membawa nafas Nahdlatul Ulama dan Pesantren kedalam karya tulis yang diproduksi dan diviralkan lewat media sosial”. Tambahnya.

Pusat Studi Pesantren (PSP) sejak didirikan pada 21 September 2007 telah mempertemukan para putra/i kyai, para santri, juga para kyainya dalam banyak forum. Sampai saat ini, PSP telah mempunyai 760 alumni dari 300 pondok pesantren di 12 provinsi.

“Itulah salah satu bentuk rasa terimakasih kami yang tiada terhingga kepada Tuhan yang maha baik, atas kesempatan yang diberikan kepada PSP yang mungkin tidak didapatkan oleh lembaga lain”.

Kekayaan Literasi Dimiliki oleh Pesantren

“Melalui forum ini saya berharap melahirkan sejumlah gagasan yang kita percakapkan bersama, untuk kemudian kita mesti lakukan bersama sama juga”. Harapnya. ayip

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here