The news is by your side.

Kemeriahan di Arena Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2019

Kota Banjar, NU Online
Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo, Kota Banjar, Jawa Barat mulai disesaki dengan keramaian menjelang perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama pada 27 Februari-1 Maret 2019.

Di sepanjang jalan pesantren yang merupakan jalur utama masyarakat, berjajar para pedagang yang sudah siap menjajakan berbagai macam barang-barang dagangan. Pernak-pernik NU, baju, kaos, batik, makanan khas daerah, kerajinan tangan, warung-warung kopi telah bersiap menyambut para peserta Munas.

Tidak ketinggalan, racikan sedap dari warung-warung kopi juga telah siap mengisi semangat para peserta pada acara yang bakal dibuka langsung Presiden Joko Widodo pada Rabu (27/2) ini.

Salah satu warung kopi yang berdiri di arena Munas ialah ‘Kopi Santri’. Warung kopi yang didirikan sekitar 5 meter dari gerbang Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Huda Al-Azhar (STAIMA) ini menjajakan racikan kopi khas yang bisa dinikmati setiap saat oleh para peserta Munas.
Arena Munas juga dimeriahkan oleh Expo dan Bazar yang dikoordinir langsung oleh Panitia Munas dan Konbes NU. Selain menjajakan produk-produk unggulan dan kerajinan tangan kreasi warga NU, beberapa stan juga menjual sejumlah kitab kuning.


Tema Pembahasan Munas
Pesantren asuhan KH Munawir Abdurrohim ini akan menjadi tempat bersejarah para ulama membahas persoalan-persoalan terkini yang berkembang di masyarakat dalam forum Bahtsul Masail. Munas dan Konbes NU merupakan forum tertinggi kedua setelah Muktamar.

Dalam forum Bahtsul Masail Ad-Diniyyah Waqi’iyyah, NU akan mengurai dan membahas persoalan bahaya sampah plastik, perusahaan AMDK yang menyebabkan sumur warga kering, masalah niaga perkapalan, bisnis money game, dan legalitas syariat bagi peran pemerintah.

Kemudian, Bahtsul Masail Ad-Diniyyah Maudluiyyah akan membahas tentang negara, kewarganegaraan, dan hukum negara.

Sedangkan Bahtsul Masail Ad-Diniyyah Qanuniyah akan membahas tentang RUU Anti Monopoli dan Persaingan Usaha dan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

Kegiatan Munas dan Konbes kali ini mengangkat tema besar Memperkuat Ukhuwah Wathoniyah untuk Kedaulatan Rakyat. Meneruskan tema tersebut, Ketua Panitia Munas dan Konbes NU 2019 H Eman Suryaman menjelaskan, problem-problem yang dibahas di dalam forum bahtsul masail ditujukan untuk mewujudkan kedaulatan rakyat secara umum.
Munas dan Konbes juga akan membahas penguatan keorganisasian, memperkuat program-program unggulan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, dan akan menelurkan sejumlah rekomendasi strategis dari beberapa problem bangsa saat ini.

Beberapa kegiatan yang diinisiasi Nahdliyin juga bakal turut memeriahkan perhelatan Munas di antaranya kegiatan bedah buku, ngaji sampah bareng LPBINU, Kopdar Nasional Netizen NU, dan kegiatan-kegiatan produktif lainnya. (Fathoni)

Sumber : NU Online

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.