Kerajinan Daur Ulang Sampah Dipamerkan di Area Munas

Kota Banjar, NU Online
Agenda Musyawarah Nasional Alim Ulama (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2019 yang akan dimulai secara resmi pada Rabu 27 Februari nanti dipastikan akan menyedot ribuan pengunjung.
Berbagai persiapan dilakukan oleh panitia dan relawan di lokasi kegiatan yang bertempat di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Citangkolo Kujangsari, Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat ini.
Tampak beberapa stand mulai di bawah tenda berwarna dominan putih mulai terpasang dan berjajar rapih di beberapa spot. Tampak sebagian lainnya sedang dalam pengerjaan mulai siang hingga malam hari tadi.
Sebagian stand bahkan telah siap dan diisi barang-barang tertentu baik yang bertujuan dijual ataupun yang sekedar dipamerkan untuk memeriahkan acara. Seperti stand Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim PBNU yang memamerkan sejumlah kerajianan unik hasil daur ulang dari sampah.
Pemuda yang menjaga stand mengatakan bahwa barang yang dipajang tidak untuk diperjualbelikan. Barang-barang ini hanya dibuat untuk pameran dan bahan untuk ‘ngaji plastik’. Tujuannya adalah agar orang tahu bahwa sampah bisa didaurulang menjadi barang yang bernilai seni dan ekonomis.
Walaupun barang-barang ini berasal dari bahan yang sama, namun tingkat kesulitannya menentukan durasi pembuatannya. “Bikinnya tergantung kesulitan. Semakin ribet modelnya, makin lama bikinnya,” kata dia.
Di standnya LPBI memamerkan banyak barang kerajinan mulai dari patung Budha, hingga lukisan Gus Dur yang kesemuanya berasal dari sampah Koran.
Menurut jadwal yang telah tersusun, kegiatan ini akan dibuka oleh Predisen Joko Widodo yang rencananya akan didampingi jajaran pengurus PBNU, kabinet kerja dan Pemerintah Daerah Jawa Barat di hari pertama, Rabu (27/2). Pada hari kedua, Kamis (28/2) peserta akan mulai banyak membahas sekitar 10 masalah kebangsaan dan masalah sosial dalam sesi bahtsul masail. Di hari ketiga, Jumat (1/3) masalah-masalah yang sudah dibahas tersebut akan diputuskan. Pada hai ini pula, kegiatan ini akan ditutup. (Ahmad Rozali)
Sumber : NU Online
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



