The news is by your side.

Ketua LTM PBNU Beri 9 Jurus Percepat Rezeki

Cisarua – Bogor. Pasca peletakan Batu pertama pembangunan gedung MWCNU Cisarua, digelar acara yang terbilang langka, yakni 9 jurus untuk mempercepat rezeki.

Seminar dibawakan oleh KH. Mansyur Syaerozi. Beliau saat ini adalah Ketua LTM PBNU.

Serangkaian jabatan beliau lainnya adalah Ketua II yang membidangi Bisnis Koperasi Masjid seluruh Nusantara (Komasnu) Pusat. Beliau juga aktif di jajaran Bendahara Dewan Masjid Indonesia Pusat. Ketua dan pendiri Perhimpunan orang-orang Sukses Indonesia (Permasi).

Haji Mansyur tercatat sebagai pengusaha sukses yang beromset milyaran. Beberapa pabrik yang dimilikinya antara lain memproduksi air minum bermerek Milagros yang dipasarkan secara MLM.
Pabrik Peci merek Haji Mansyur kerap dibagikan saat pelatihan para muharrik masjid.

Selain itu Mansyur, demikian sapaan akrabnya, juga merambah bisnis di bidang properti, demikian beberapa info yang penulis dapatkan secara langsung di acara dan melalui informasi di bukunya 9 langkah percepat rezeki.

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.