The news is by your side.

Ketua Pergunu Pangandaran : Dimasa New Normal, Guru Dituntut Berpikir Kreatif dan Inovatif

“Bahwa tatap muka bisa dilakukan secara langsung, tapi dengan dua sesi. Semisal yang kelasnya berjumlah 30 orang, kita bagi dua menjadi 15 orang, kemudian pembelajaran pun tidak dilakukan 8 jam, tetapi dengan empat jam. Dan sisanya dilakukan secara virtual.” Terang Noval.

Dalam hal ini, Guru dituntut kreatif dan inovatif menggabungkan proses pembelajaran secara langsung dan online.

“Saat melakukan pembelajaran secara langsung, sekolah juga dituntut harus mempersiapkan protokol kesehatan” Ujarnya.

Ketika memasuki gerbang sekolah harus ada disinfektan atau sterilisasi, disediakan tempat cuci tangan, kemudian dikelas juga jarak satu meter.

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.