The news is by your side.

Menutup Keran Oligarki Politik di Indonesia

Persoalan tersebut juga terjadi dalam level pengelolaan negara. Sebagaimana yang tercatat dalam sejarah, dalam paradigma Machiavellian, negara acap menggunakan segala cara demi mengamankan kekuasaan dan otoritasnya lewat semua instrumen yang ia miliki: modal, media, juga legitimasi institusi ilmu pengetahuan.

Situasi tersebut makin runyam ketika negara juga bersekutu dengan kelas oligarki. Dalam konteks Indonesia, itulah yang terjadi sepanjang era Orde Baru dan masih terdapat sisa-sisanya hingga sekarang, di era reformasi. Di era reformasi, sosok idealisme seperti sahabat Abu Bakar pun akhirnya ‘membusuk’ karena tenggelam dalam kepentingan kelompok oligarki dan oknum-oknum penghamba kekuasaan.

Masyarakat Indonesia tentu mengetahui viralnya buku Menjerat Gus Dur (Desember, 2019) karya anak muda jurusan Pendidikan Sejarah jebolan Universitas Negeri Jakarta, Virdika Rizky Utama. Oknum-oknum penjerat Gus Dur untuk lengser dari jabatan Presiden sebelumnya mungkin telah banyak dikaji. Namun, buku Virdika menyajikan dokumen autentik yang menjelaskan oknum dan kelompok yang telah melakukan upaya pelengseran Gus Dur secara politis.

Dalam program Kick Andy edisi 15 November 2007, Gus Dur menegaskan, sejarah akan membuktikan bahwa dirinya dilengserkan secara politis karena secara hukum tidak pernah terbukti bersalah. Kelompok oligarki yang disebut dalam buku Menjerat Gus Dur berhasil “membujuk” Megawati untuk hadir di Sidang Istimewa MPR RI pada 23 Juli 2001 guna menjungkalkan Gus Dur, sahabat yang justru sudah mendukung dan melindungi Megawati dari jeratan rezim Soeharto. Dokumen pelengseran Gus Dur yang ditemukan oleh Virdika membuktikan pernyataan Gus Dur di dalam acara talkshow tersebut.

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.