The news is by your side.

Miliki 230 Cabang, PB PMII Optimis Tangkal Radikalisme di Kampus

Jakarta, NU Online

Lebih dari 100 orang Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) dikukuhkan, Ahad (1/10). Jumlah tersebut merupakan pengurus harian, baik PB PMII maupun KOPRI PB PMII.  Di saat yang bersamaan diperingati juga Hari Kesaktian Pancasila.

Ketua Umum PB PMII Agus Mulyono Herlambang menegaskan Pancasila sebagai azas tunggal dalam berorganiasi.

“Tidak ada lagi azas lainnya dalam berorganisasi dan bernegara,” ungkap Agus.

Ia menyoroti berbagai organisasi yang ingin menggantikan Pancasila sebagai dasar negera, bahkan muncul juga gerakan radikalisme di berbagai kalangan, termasuk dalam dunia pendidikan. Untuk itu, dirinya berkomitmen agar PMII menjadi penangkal deradikalisasi di kampus.

Dengan keberadaan PMII yang sudah memiliki 230 cabang  dan 24 Koordinator Cabang di seluruh Indonesia, bukan tak mungkin PMII bisa menangkal deradikalisasi di kampus seluruh Indonesia.

“PMII akan mampu memperkenalkan Islam Indonesia yang rahmatan lil ‘alamin,” katanya.

Kepengurusan ke depan, PB PMII memiliki empat agenda besar. Di antaranya, membumikan ahlusunnah wal jama’ah di internal kampus, fokus modulasi dalam gerakan advokasi, mendorong gerakan Enterprenership dan memperkenalkan Islam yang ramah dalam ranah Internasional, terutama di forum-forum internasional.

“Diharapkan para pengurus bisa menjaga kekompakan. Di mana kekompakan menjadi syarat dan modal dalam bergerak,” tuturnya.

Begitu juga dengan cara pandang di internal dan eksternal. Para Pengurus Besar (PB) PMII harus menjadi teladan kepada tiap cabang dan Koordinator Cabang di setiap daerah. Selain itu, sebelum pengukuhan dilaksanakan, digelar juga Festival Hadroh se-Jabodetabekabanten dan Istighotsah.

Direncanakan akan hadir juga Abdul Muhaimin Iskandar selaku Ketua Mabinas PMII, M. Hanif Dakhiri Menteri Ketenagakerjaan, Eko Putro Sandjojo Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi,  Imam Nahrawi Menteri Pemudan dan Olahraga serta Khofifah Indar Parawansa selaku  Menteri Sosial.

Ketua Pelaksana Pengukuhan PB PMII Mukhtar Ansori Attijani mengungkapkan, berdoa merupakan cara terbaik dalam memohon pertolongan kepada Allah SWT. Diakui olehnya, Pengukuhan dan Rakernas PB PMII adalah pijakan awal untuk melangkah kedepan membangun organisasi.

“Tentunya diawali dengan Istighotsah dan doa bersama untuk bangsa. Serta PMII senantiasa mampu mengawal bangsa ini dengan penuh semangat mempertahankan keutuhan dan persatuan bangsa,” pungkasnya. (Nita Nurdiani Putri/Kendi Setiawan)

Sumber : NU Online

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.