NYINYIRIN MAS DIDI MENYINGKAP PENYAKIT HATI

97

Salah satu bentuk menunjukkan keistimewaan diri sendiri dengan nyinyirin aib, kekurangan dan kelemahan orang lain. Itu pun belum tentu benar, karena masih anggapan berdasarkan penglihatan mata kepala dan pendengaran dua telinga.

Nyinyirin amal orang lain, menunjukkan ada nafsu yang menimpali amal shalih kita selama ini. Syaikh Zarruq menerangkan, “nafsu merasa senang menganggap diri telah melakukan penyucian jiwa (tadzkiyatun nafs), nafsu senang merasa nikmat memperhatikan kekurangan orang lain yang secara otomatis mengangkat perasaan dirinya dan mengokohkan keangkuhannya”

Selanjutnya, kata Syaikh Zarruq, “bagian nafsu dalam ketaatan bersifat lebih batini, sangat lembut tersembunyi sehingga susah terdeteksi dengan baik dalam bentuk perbuatan maupun pikiran. Kadang-kadang ketaatan memberi kesenangan kepada nafsu sebagaimana kemaksiatan.”

Iklan Layanan Masyarakat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here