OH TALIBAN KEMBALI MENANG

177

Ada tokoh Indonesia tampak begitu pro Taliban. Dia bilang “Afghanistan lebih baik ditangan Taliban”. Siapa itu gerangan? Ya, Jusuf Kalla mantan Wapres RI dua kali. Jusuf Kalla tempo hari memang pernah bersua dengan elit Taliban.

Mengapa begitu banyak rakyat Afghanistan yang begitu dicekam ketakutan ketika Taliban kembali menguasai Afghanistan. Sampai begitu banyak orang yang lari terbirit-birit, pontang panting meninggalkan negerinya, Afghanistan? Taliban pernah berkuasa di Afghanistan dari tahun 2006 sampai 2011. Model pemerintahan dan gaya kekuasaannya waktu itu, kata sebagian pengamat mirip-mirip ISIS lah.

Waduh gawat tuh urusan. Taliban dalam waktu singkat segera akan mengumumkan “Emirat Islam Afghanistan”. Mungkin dengan penerapan “syari’at Islam” yang ketat – menurut versi mereka – atau ada perubahan paradigma kepolitikannya, lebih menyesuaikan diri dengan konstalasi politik global sekarang.

Iklan Layanan Masyarakat

Kalau Taliban tidak berubah dan bergaya model ISIS di Suriah tempo hari, percayalah umur kekuasaannya tidak akan panjang, boro-boro abadi. Dunia internasional akan memusuhi nya dan ada negara atau kekuatan besar yang akan membuat Taliban luluh lantak di Afghanistan.

Afghanistan negeri seluas 652.860 km2 dengan jumlah penduduk 38 juta, cukup kaya dengan sumber daya alam. Afghanistan punya batubara, gas alam, emas, perak, tembaga, plutonium dll. Kekayaan sumber daya alamnya diperkirakan senilai US$ 3 Triliun. Dibandingkan dengan Indonesia sih tentu jauh lebih kaya Indonesia.

Untuk mengeksplorasi sumber daya alam ini tentu butuh modal dan teknologi. Dalam kaitan inilah Cina merupakan negara pertama yang menoleh dan mengakui kekuasaan Taliban sebagai ‘penguasa baru’ di Afghanistan. Terserah kepada Taliban sendiri, mau dibawa kemana Afghanistan. (Zainaldi Zainal)

Previous articlePeran Penting Kyai-Santri Dalam Perjalanan Panjang Indonesia
Next articleKawal Esensi Kemerdekaan, PMII Mengajak Mahasiswa Baru di Pangandaran Gabung Organisasinya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here