19.9 C
Bandung
Thursday, May 26, 2022

Sebuah perkumpulan yang tak memiliki media, sama dengan perkumpulan buta tuli - KH Abdul Wahab Chasbullah

Must read

Muhammad Salim
Ditengah kesibukannya sebagai Guru di SMK dan MA Fauzaniyyah, pria yang kuliah di STKIP Garut (IPI) juga pernah nyantri di PP Fauzan dan Al Faizin (Fauzan 4), Ia pun aktif juga sebagai penulis berita pada LTN NU Garut dan Kontributor NU Online.

PAC IPNU-IPPNU Karangpawitan Bangun Jiwa Sosial dengan Gelar Bagi-bagi Takjil

Dimasa pandemi Corona Virus Deaseas (Covid-19) yang melanda seluruh dunia membuat masyarakat seluruh dunia kehilangan usaha, pekerjaan bahkan nyawa. Sehingga sepatutnya kita selaku sesama manusia harus mampu memberikan pertolongan bagi yang sangat membutuhkan.
mengingat dari kondisi tersebut, ketum PBNU dan Ketua tanfidziah PCNU Garut pun menghimbau agar seluruh masyarakat, khususnya kaum muslimin agar mengeluarkan zakat fitrah di awal bulan puasa agar bisa diberikan kepada warga yang terkena dampak wabah Covid-19 tersebut.


Disisi lain, para pelajar muda NU yang terkumpul dalam Pengurus Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan  Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Karangpawitan menggelar kegiatan amal bakti melalui berbagi takjil di depan Kantor Desa Situsari Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut. (17/5)


Kegiatan tersebut bertujuan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama serta melatih kepekaan jiwa sosial kader muda NU agar tetap bisa memperhatikan masyarakat sekitar yang membutuhkan uluran tangan.


“kegiatan berbagi takjil tersebut merupakan pelatihan bagi kader musa NU agar memiliki rasa peduli terhadap sesama, selain itu, kami juga mengajak warga masyarakat yang memiliki rezeki lebih agar ikut berpartisipasi dalam membantu mereka yang membutuhkan”. pungkas Yusuf Abdul Fatah selaku penanggungjawab kegiatan bagi-bagi takjil


kegiatan bagi-bagi takjil inipun bekerja sama dengan petugas check point Kecamatan Karangpawitan, kegiatan tersebut dilaksanakan ketika menjelang magrib sekitar pukul 17.30. sasaran yang diberi takjilpun merupakan mereka yang pulang bekerja seperti kusir delman, supir ojek, supir angkutan dan umum.


“Alhamdulillah, bagi-bagi takjil berjalan dengan lancar, kamipun sangat bahagia tatkala para penerima yang mendapatkan takjil begitu bahagia ketika mereka belum sempat pulang namun mendapatkan takjil gratis.” Tutup Yusuf

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article