20.5 C
Bandung
Thursday, May 26, 2022

Sebuah perkumpulan yang tak memiliki media, sama dengan perkumpulan buta tuli - KH Abdul Wahab Chasbullah

Must read

Ayik Heriansyah
Penulis artikel produktif yang sering dijadikan rujukan di berbagai media massa, pemerhati pergerakkan Islam transnasional, khususnya HTI yang sempat bergabung dengannya sebelum kembali ke harakah Nahdlatul Ulama. Kini aktif sebagai anggota LTN di PCNU Kota Bandung dan LDNU PWNU Jawa Barat.

RAJIN KE PENGAJIAN, JADI JAHAT

Ayik Heriansyah, Pengurus LD PWNU Jabar – Manusia membawa potensi kebaikan dan kejahatan yang sama. Kebaikan atau kejahatan yang dominan dalam dirinya, dipengaruhi oleh faktor lingkungan pergaulan. Lingkungan pengajian tempat orang yang ingin menjadi baik. Akan tetapi, tidak jarang kita melihat orang setelah ikut suatu pengajian malah menjadi jahat.

Yang sering terjadi di lingkungan pengajian adalah banalitas kejahatan. Banalitas kejahatan adalah suatu situasi di mana kejahatan dirasa bukan lagi sebuah kejahatan. Memfitnah, mencaci maki, dan mencela orang yang berbeda pengajian dianggap biasa. Dianggap bagian dari dakwah amar ma’ruf nahi munkar.

Kohesivitas kelompok pengajian menekan individualitas anggotanya mengakibatkan orang-orang yang berada di dalamnya telah melumpuhkan akal sehat dan hati nuraninya. Ia kehilangan kemampuan berpikir kritis dan takut mengambil keputusan yang sesuai dengan suara hatinya yang paling dalam. Banalitas kejahatan akibat seseorang gagal berdialog dengan dirinya sendiri. Kegagalan ini berimbas kepada sikap menyalahkan orang lain.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article