RAJIN KE PENGAJIAN, JADI JAHAT

Ayik Heriansyah, Pengurus LD PWNU Jabar – Manusia membawa potensi kebaikan dan kejahatan yang sama. Kebaikan atau kejahatan yang dominan dalam dirinya, dipengaruhi oleh faktor lingkungan pergaulan. Lingkungan pengajian tempat orang yang ingin menjadi baik. Akan tetapi, tidak jarang kita melihat orang setelah ikut suatu pengajian malah menjadi jahat.
Yang sering terjadi di lingkungan pengajian adalah banalitas kejahatan. Banalitas kejahatan adalah suatu situasi di mana kejahatan dirasa bukan lagi sebuah kejahatan. Memfitnah, mencaci maki, dan mencela orang yang berbeda pengajian dianggap biasa. Dianggap bagian dari dakwah amar ma’ruf nahi munkar.
Kohesivitas kelompok pengajian menekan individualitas anggotanya mengakibatkan orang-orang yang berada di dalamnya telah melumpuhkan akal sehat dan hati nuraninya. Ia kehilangan kemampuan berpikir kritis dan takut mengambil keputusan yang sesuai dengan suara hatinya yang paling dalam. Banalitas kejahatan akibat seseorang gagal berdialog dengan dirinya sendiri. Kegagalan ini berimbas kepada sikap menyalahkan orang lain.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.


