Pelajaran Pewaris Estafet Kepemimpinan Bangsa yang Harus Dibentuk Karakternya Sejak Dini

21
Pelajaran Pewaris Estafet Kepemimpinan Bangsa yang Harus Dibentuk Karakternya Sejak Dini

Pelajar adalah pewaris estafet kepemimpinan di masa yang akan datang. Oleh karena itu semua pelajar wajib memiliki karakter yang dibentuk sejak dini. Dengan karakter yang dibentuk sejak dini, setiap pelajar akan lebih mengenali jati dirinya, kritis dalam berfikir, dan bijak dalam bertindak.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul ‘Ulama (IPNU) Kecamatan Tanjungkerta, Zidan Nurfalah, dalam sambutannya pada acara pembukaan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) yang dilaksanakan di Pendopo SMP NU Sukamantri, Sukamantri Tanjungkerta Sumedang Jawa Barat, Sabtu (24/10/2020).

Demi membentuk karakter yang militan dan bertanggung jawab, Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul ‘Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul ‘Ulama (IPPNU) melaksanakan Makesta sebagai langkah awal pembentukan karakter yang diikuti oleh para pelajar se-Kecamatan Tanjungkerta.

Iklan Layanan Masyarakat

“Untuk membentuk karakter para pelajar yang militan dan bertanggung jawab, maka dari itu kami Pengurus PAC IPNU-IPPNU Tanjungkerta mengadakan MAKESTA sebagai langkah awal pembentukan karakter” tegasnya.

Kedepannya, Zidan berharap pelajar yang mengikuti Makesta saat ini bisa menerapkan ilmu kepemimpinan, militansi yang diajarkan dan menjadi pelajar yang berkarakter dengan tetap melestarikan Faham Islam Ahlussunnah Waljama’ah Ala Nahdlatil ‘Ulama.

“Saya harap seluruh pelajar yang hadir pada Makesta ini bisa menerapkan ilmu-ilmu yang didapat, dan berkarakter dengan tetap melestarikan Faham Islam Ahlussunnah Waljama’ah Ala Nahdlatil ‘Ulama” Ucapnya.

Sementara Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Sumedang, Aang Muhammad Fauzie juga mengatakan bahwasannya kaderisasi adalah bukti usaha agar organisasi tetap hidup dan dengan membentuk karakter para anggota adalah usaha untuk menguatkan organisasi.

“Dengan kaderisasi kita telah membuktikan usaha kita agar organisasi tetap hidup dan terus ada di masa yang akan datang. Dan dengan membentuk karakter para anggota itu adalah usaha untuk mengokohkan organisasi” Tutup Aang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here