Penjelasan Gus Baha tentang Kalimat Tauhid
Kiai yang akrab disapa Gus Baha itu menegaskan bahwa pandangan demikian merupakan pendapat semua ulama secara keseluruhan tanpa kecuali.
“Dan, itu biijmail ulama, semua ulama mengatakan demikian,” katanya.
Gus Baha menjelaskan bahwa pandangan tersebut termaktub ke dalam Al-Qur’an Surat al-Anfal ayat 38. “Karena di Al-Qur’an manshus dikatakan Qul lilladzina kafaruu in yantahu yughfar lahum ma qad salaf,” ujar santri kinasih KH Maimoen Zubair itu.
Kalau orang yang kafir 70 tahun bisa hilang kekafirannya hanya karena kalimat Laa ilaha illaallah Muhammadun Rasulullah, jelasnya, berarti kalimat ini statusnya penghilang kekafiran.
Maka, tidak masuk ke dalam nalar ketika kalimat tersebut dianggap sebagai penyebab kekafiran.

“Lafal yang statusnya menjadi penghilang kekafiran, dengan lafadz yang sama orang menjadi kafir. Itu gak ketemu nalar,” pungkas kiai asal Rembang, Jawa Tengah itu.
Kegiatan yang diikuti oleh ratusan jemaah ini dihadiri juga oleh Ketua PBNU KH Abdul Manan Abdul Ghani dan Ketua LD PBNU KH Agus Salim beserta jajarannya.
Pewarta: Syakir NF
Editor: Kendi Setiawan
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



