Peran Dakwah Ramah Kiai dan Habaib di Nusantara

23
Peran Dakwah Ramah Kiai dan Habaib di Nusantara

Idul Adha 1440 H sebuah moment tahunan yang penuh berkah, para Hujjaj menikmati jamuan Allah SWT di Makkah sementara kalangan muslimin tengah bergembira dan menikmati kebersamaan dalam beragam rangkaian silaturahim.

Ta’mir Masjid Pesantren Al Hamidiyah Depok pun tidak menyia-nyiakan moment berharga tersebut. Pengurus mengadakan sebuah acara kajian Genealogi Ulama Betawi, Ahad ( 11/8) bertempat di Masjid Pesantren Al Hamidiyah Rangkapan Jaya, Depok Jawa Barat.

Para santri lepas shalat Isya tetap duduk berjajar di shaff masjid dengan begitu rapih demi meraih hikmah dan pengetahuan terkait Genealogi Ulama Betawi yang dipaparkan oleh dua pembicara dari Lembaga Ta’lif wa Nasyr Nahdlatul Ulama.

Pembicara pertama, Ketua LTN NU Jakarta Selatan Ust Suma Wijaya S.I.Kom memaparkan makna Genealogi Ulama Betawi secara bahasa dan istilah. Menurutnya Ulama Betawi memiliki ikatan nasab dan hubungan erat dengan para pejuang atau pendakwah Islam pertama yang ada di Nusantara.

” Di Karawang pada abad 14 ada Syeikh Quro dan putranya yang dikenal sebagai Syeikh Bentong. Keduanya tidak hanya menyebarkan ajaran Islam tapi juga mendirikan pondok pesantren demi mencetak generasi unggul.” Ucap Ustadz Suma yang juga aktif sebagai peneliti dan penulis di Islam Nusantara Center.

Dirinya melanjutkan bahwa para pendakwah memiliki keturunan mulia yang tidak ada habisnya hingga mencetak banyak kalangan Ulama bilkhusus di Tanah Betawi, ustadz Suma juga menjelaskan beragam istilah kehormatan bagi Ulama di Betawi, seperti Guru, Muallim, Syeikh, dll.

Sementara pembicara kedua Pengurus LTN NU Jawa Barat, H Abdul Hadi Hasan Lc menjelaskan terkait peran dakwah Habaib di Nusantara dan Batavia.

” Kalangan Ulama yang memiliki garis keturunan langsung kepada Rasul Saw melalui Sayidina Ali Al Uraidi bin Sayidina Jafar Shodiq itu sejak lama dikenal dengan sebutan Syarif, Sayid, dan Habib. Mereka memiliki peranan penting dalam mencetak Kiai Betawi dan menjaga NKRI.” Papar Ustadz Hadi yang juga aktif sebagai Wakil Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama, PC Pergunu Kota Depok.

Di Betawi dikenal ada beberapa tokoh Habib, diantaranya Habib Kramat Luar Batang, Habib Ali Al Habsyi Kwitang dan Habib Ustman bin Abdullah bin Yahya. Almarhum menyebut ketiganya sebagai paku Jakarta.

” Patut diketahui, Habaib sejak lama memainkan banyak peranan karena mereka tidak hanya alim dalam urusan agama, tapi juga ahli ekonomi, manajemen, politik dan psikologi. Jangan heran dakwahnya sukses, karena metode dakwahnya ramah dan damai disertai sifat kedermawanan yang tinggi.” Tegas Ustadz yang juga hobi di gerakan literasi santri.

Ustadz Hadi melengkapi bahasannya dengan menyampaikan kisah dakwah dan kedermawanan Ulama terkini, seperti Habib Umar bin Hafidz, Almarhum Habib Syeikh bin Salim Alatas Tipar Sukabumi, Almarhum Habib Hamid bin Alwi bin Hud Alatas Cililitan, Habib Abu Bakar bin Hasan Alatas Azzabidi dan Kalangan Habaib keturunan Habib Salim bin Zindan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here