The news is by your side.

Pergunu Depok peringati HSN di 70 Sekolah serentak dengan Upacara Bendera

Puncak peringatan Hari Santri Nasional di Kota Depok, 22 Oktober 2018 pada hari Senin, setelah semalam melakukan Dzikir Tahlil dan pembacaan Sholawat Nariyah di beberapa Masjid, Musholah, Majlis Taklim dan Surau-surau.

Ketua Pergunu Depok mengintruksikan untuk menggelar Upacara Bendera dan Peringatan Hari Santri Nasional serempak di 70 Sekolah-sekolah yang sudah menjadi list Bagian dari Pergunu, dan kurang lebih anggota Pergunu yang tersebar di Kota Depok 300-400 guru Formal, belum lagi yang non formal seperti Guru-guru Majelis Ta’lim dan lainnya bisa mencapai 500 anggota yang terdata berafiliasi dengan Pergunu.

Senin pagi tampak menjadi suatu keberkahan bagi kota Depok, upacara puncak HSN seperti di salah satu sekolah Yayasan As Suaipiniyah, Semangat santri harus terus digelorakan, jangan malu menjadi santri, negara sudah mengakui bahkan jauh sebelum HSN ditetapkan, santri sudah banyak berkarya dan diakui negara, teruslah berjuang untuk menjaga negri, Patriotisme santri tidak diragukan lagi. Ujar Ust M Haryadi Hasyim kepala MI Hayatul Ilmi yang sekaligus pembina Upacara.

Dilain lokasi tepatnya di pondok Pesantren Himmatul Aliyah, 300 santri apel upacara HSN dalam nasihatnya, Santri adalah tulang punggung kemajuan Bangsa dimasa depan dan ibarat Nuklir peradaban yang akan menggoncang Dunia dimasa depan, ujara Ust Alwi Sahlan selaku pengurus Pergunu dan pengajar aktif.

Pada Hari Senin ini menjadi hari yang sangat diberkahi, Karen kita bisa bersama-sama hadir dalam rangka upacara Peringatan Hari Santri Nasional, dalam keadaan yang tenang, damai sentosa, ini salah satu bukti rasa syukur kita kepada Allah SWT dan Pahlawan yang telah berjasa atas berdirinya Bangsa ini, atas Instruksi Hadrotus Syekh KH Hasyim Asy’ari kepada para Alim Ulama seluruh Nusantara terjadilah Resolusi Jihad yang menandakan bahwa peran Ulama dan Santri dalam membangun Negri ini, yang sampai saat ini masih berdiri kokoh Karen kita menerapkan PBNU, apa itu PBNU? Dihadapan guru dan siswa SMP Lazuardi Al Falah Margonda, yaitu Pancasila, Behineka Tunggal Ika, Nasionalisme, Undang-undang Dasar 1945. Ujar Ust Hakim dalam sambutan dan dan Amanahnya di Hari Santri.

Berbeda datang di Hari Santri tahun ini, sebuah kebahagiaan karena beberapa siswa berhasil meraih juara di Asian para Games lomba lari, yang meraih prestasi Perak. Siswa yang berkebutuhan khusus kelas 8 yang bernama Billy dan Lukman menjadi kebanggaan dan sekaligus pelajaran bagi kita semua. Karena dengan keterbatasan mereka bisa menorehkan prestasi dan membawa nama baik sekolah dan Indonesia khususnya di ajang Olahraga se Asia tersebut, dan mengajak seluruh siswa untuk aktif dalam kegiatan sekolah untuk terus belajar sebanyak mungkin dalam rangka meraih masa depan yang maju dan cerah kita harapkan.

Momentum Hari Santri Nasional tahun ini menjadikan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Negeri, bergotong royong dalam persatuan untuk mencapai Baldatun toyyibatun wa Gafurun.

Baca juga resensi buku lainnya :

  • Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
  • Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
  • Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
  • Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
  • Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.
Leave A Reply

Your email address will not be published.