Pergunu Jabar, Pentingnya Insentif Guru Ngaji di Tengah Covid-19

66
Pergunu Jabar, Pentingnya Insentif Guru Ngaji di Tengah Covid-19

Berita yang beredar yang dapat menerima manfaat pemerintah hanya kaum buruh, masyarakat miskin, korban PHK dll, padahal guru ngaji dan para pimpinan pondok beserta tokoh masyarakat pun perlu di perhatikan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bendahara Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jawa Barat, H Ujang Syahid di Pondok Pesantren Al-Ittihad Cianjur, Ahad, 19/04/2020.

Lebih lanjut, H Ujang Syahid menjelaskan bahwa suasana rutinitas guru ngaji dan Pimpinan Pondok Pesantren sama tidak ada kegiatan, karena pandemi covid-19.

Iklan Layanan Masyarakat

“Sangat banyak guru ngaji yang kehidupannya ada di kelas menengah ke bawah sangat mayoritas “ucap H Ujang Sahid yang juga merupakan kepala SMP Al-Ittihad Cianjur.

Lebih lanjut, H Ujang Syahid menyesalkan atas kebijkan pemerintah pusat dan daerah hanya menyiapkan 9 program yang di gulirkan untuk pengentasan kemiskinan khususnya dampak wabah pandemi covid-19, sembilan program tersebut, yaitu; Program PKH, Program kartu sembako, Banpres (bantuan Presiden), Kartu prakerja, 30% dana desa, Bansos Kemensos, Bansos Provinsi, Bansos kota/kabupaten, dan Nasi bungkus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here