Pergunu Jabar Sambangi BNPT Tangkal Radikalisme Bagi Guru dan Siswa di Jawa Barat

22
Pergunu Jabar Sambangi BNPT Tangkal Radikalisme Bagi Guru dan Siswa di Jawa Barat

Bogor, Hasil penelitian yang dilakukan oleh Maarif Institute pada tahun 2018 menyatakan bahwa guru menjadi faktor utama penyebaran faham radikalisme di sekolah, bukan hanya melalui kegiatan ekstrakurikuler, radikalisme juga masuk ke sekolah saat kegiatan belajar mengajar.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jawa Barat H Saepuloh saat audiensi dengan Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen Hamli di Gedung BNPT Jl. Anyar Kec. Citereup Kab. Bogor (12/08/2019)

Lebih lanjut, H Saepuloh prihatin atas hasil penelitian tersebut, dan Pergunu Jawa Barat mengambil langkah strategis untuk mencegah penyebaran radikalisme di sekolah dengan menyelenggarakan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) bagi guru-guru yang tergabung di Pergunu, agar guru-guru NU lebih memahami dan bisa mengamalkan nilai-nilai ke-NUan dalam kehidupan sehari-sehari, terutama dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Selain itu, “Kami meminta BNPT agar memberikan perhatian serius terkait pencegahan radikalisme di sekolah, dan BNPT harus menjadikan guru sebagai agen untuk menagkal radikalisme sekolah” tutur Saepuloh

Pada kesempatan tersebut, H Saepuloh menyampaikan bahwa Pergunu Jawa Barat bekerjasama dengan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) berupaya menangkal radikalisme di sekolah melalui seni musik, sebagai pilot project kegiatan tersebut diselenggarakan bagi guru-guru se Bandung Raya.

“Salah satu upaya untuk menangkal radikalisme di sekolah, kami bekerjasama dengan ISBI menyelenggarakan workshop bagi guru-guru menangkal radikalisme melalui seni musik yang telah diselenggarakan pada 20 Juli kemarin” tutur Saepuloh

Selanjutnya, H Saepuloh menyampaikan bahwa pada tangal 20 Oktober 2019 Pergunu Jawa Barat kerjasama dengan ISBI akan menyelenggarakan workshop dan pentas seni, dan “Diharapkan pada pentas dan workshop tersebut BNPT bisa menjadi narasumber pada kegiatan tersebut,” tutur Saepuloh

Sementara itu, Direktur Pencegahan BNPT, Brigjen Hamli Menyampaikan apresiasi kepada Pergunu Jawa Barat yang telah mengambil langkah dan ikut serta dalam penanggulangan radikalisme bagi guru dan siswa.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Hamli didampingi Kasubdit Kontra Propaganda Direktorat Pencegahan BNPT Kolonel Sujatmiko.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here