Provokasi di Hari Santri
Bendera berupa sepotong kain bergambar dan berwarna yang memuat pesan, nilai dan konsepsi tentang sesuatu yang khas. Bendera adalah tanda yang menandai makna tertentu. Makna suatu bendera tergantung dari siapa yang membawanya, kapan dan dalam situasi bagaimana. Bendera dihukumi berdasarkan makna, pesan, nilai dan konsepsi orang yang membawanya. Bukan berdasarkan material kain bendera tersebut. Hukum asal benda adalah boleh (ibahah) selama tidak ada dalil yang mengharamkannya sesuai kaidah: al-ashlu fi asyya’ al-ibahah ma lam yarid dalilut tahrir.
Makna bendera HTI tergantung siapa yang membawa dan dalam situasi bagaimana. Jika bendera tersebut dibawa oleh anak-anak, bendera itu berarti mainan. Hanya saja, orang tua harus mengawasi agar kehormatan dan kemuliaan tulisan dua kalimat syahadat yang ada di bendera tersebut, tetap terjaga. Jika dibawa oleh orang umum, bendera itu artinya hiasan seni kaligrafi untuk syiar agama Islam. Ini sangat dianjurkan dan tidak ada syarat model khat dan warnanya harus sama dengan bendera HTI.
Jika dibawa oleh orang FPI di tempat umum, bendera itu bermakna provokasi. Karena FPI tahu bendera tersebut bendera organisasi terlarang. FPI sendiri mempunyai bendera yang berbeda dengan bendera HTI. FPI menjadikan bendera HTI sebagai alat provokasi melawan pemerintah. Dan jika dibawa oleh orang HTI, maka bendera itu artinya provokasi dan bughat karena bendera tersebut merupakan lambang negara tertentu yang sedang diperjuangkan HTI selain menjadi alat provokasi untuk memutuskan kepercayaan umat kepada umara.
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



