Provokasi di Hari Santri
Kehadiran bendera HTI pada acara peringatan Hari Santri Nasional di Cianjur kemarin, berhasil memprovokasi kalangan yang memang menanti-nanti insiden tersebut terjadi. HTI yang punya bendera, kok FPI yang terprovokasi. Lalu HTI minta panggung untuk diskusi. Tidak ada manfaatnya meladeni ustadz HTI diskusi karena sama seperti kaum Khawarij pendahulu mereka, problem ulama dan ustadz HTI bukan terletak pada nash/dalil yang mereka baca, melainkan pada penerapan nash/dalil yang tidak sesuai dengan hakikat, makna, maksud dan tujuannya.
Tidak ada yang salah dengan tulisan kalimat dua syahadat pada bendera HTI. Memang ada hadits-hadits tentang bendera demikian, akan tetapi hakikat, makna, maksud dan tujuan hadits-hadits tersebut bukan untuk memprovokasi umat untuk mengajak mereka memberontak kepada pemerintah lalu mendirikan negara Khilafah Tahririyah. Problem kaum Khawarij dari masa ke masa sama saja, sebagaimana perkataan Amirul Mu’minin Ali bin Abi Thalib, “mereka menyampaikan kata-kata yang benar untuk tujuan batil.“ Mereka diperangi karena tujuan mereka yang batil.
Bandung, 23 Okteber 2019
Baca juga resensi buku lainnya :
- Terbelit Dalam Kubus Tanpa Batas. Kontak pembelian : 0895-2851-2664. Link resensi, klik.
- Jejak Perjuangan K.H. Ahmad Hanafiah. Kontak pembelian : 0821 1682 5185 (Sandi). Link resensi, klik.
- Gerakan Syiah di Nusantara: Anasir Berimbang Sejarawan Muda. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Sejarah Pergerakan Nasional. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Historiografi Islam dan Momi Kyoosyutu. Kontak pembelian : 0852 9477 2060 (Jabar). Link resensi, klik.
- Jalan Sunyi dan Rambut Gimbal : Sebuah Interpretasi atas Kehidupan Gus Qomari. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Antara Mbah Cholil Baureno dan Bojonegoro. Kontak pembelian : 0895 2851 2664 . Link resensi, klik.
- Konspirasi Yahudi dan Rungkadnya Dinasti Ba’alwi. Kontak pembelian dan bedah buku : 0812 6143 8585. Link resensi, klik.



