Rangkaian Kegiatan Hari Santri Nasional 2017 : Selamatkan Gua Vertikal dan Gunung Karst Ciampea dari Kehancuran !

104

Rangkaian Kegiatan Hari Santri Nasional 2017 : Selamatkan Gua Vertikal dan Gunung Karst Ciampea dari Kehancuran !SELAMATKAN GOA VERTIKAL & GUNUNG KARST CIAMPEA DARI KEHANCURAN DAN PERUSAKAN!!!

Kekayaan alam seindah & seistimewa goa vertikal di puncak gunung karst di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor yang idealnya jd warisan dunia versi UNESCO terancam HANCUR LEBUR karena aktivitas penambangan liar yg sudah berjarak 50 m. Ada sekitar 25 goa di gunung ini. 2 goa sudah hancur akibat penambangan. Bahkan sebagian dinding goa vertikal ini sudah hancur, diduga kuat akibat dampak ledakan alat penambangan.

Gunung karst Ciampea juga menjadi sumber air untk keberlangsungan EKOLOGIS & EKOSISTEM di sekitarnya, sumber ketergantungan air bersih bagi PULUHAN RIBU warga desa-desa lingkar Gunung Kapur yg masuk di dua wilayah: Kecamatan Ciampea, dan Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Di bawah perut gunung karst terdapat aliran sungai, sebagai urat utama sumber mata air daerah setempat.

Iklan Layanan Masyarakat

Rangkaian Kegiatan Hari Santri Nasional 2017 : Selamatkan Gua Vertikal dan Gunung Karst Ciampea dari Kehancuran !Yang tidak kalah bernilainya, di puncak Gunung Kapur, punggungan hingga kaki, terhampar benda-benda BERNILAI SEJARAH TINGGI, warisan peradaban purba Sunda. Diduga kuat sebagai warisan Kerajaan Tarumanagara abad ke-5 M. _Jarak Gunung Kapur dg Situd Prasasti Kaki Gajah Raja Besar Tarumanagara, Prabu Purnawarman di Muara Sungai Cianten, Cibungbulang hanya 1 KM saja_. Ada puluhan arca di areal gunung karst ini. Bahkan ada arca gajah Purnawarman yg sejak beberapa tahun silam rusak berat akibat penambangan, kini dipindahkan lokasinya ke SDN Ciampea 2. Sebgian arca masih berada di lokasinya juga dlm keadaan rusak berat.

Rangkaian Kegiatan Hari Santri Nasional 2017 : Selamatkan Gua Vertikal dan Gunung Karst Ciampea dari Kehancuran !Usia situs purba Gunung Kapur bisa lebih tua dari 1400 tahun alias jejak peraban di puncak karst ini sudah ada pada era Kerajaan Salakanagara atau pada era megalitikum kerajaan Sunda purba Salaka Domas yang berpusat di Gunung Salak, Cibalay, Kecamatan Tenjolaya (dulu masuk wilayah Kecamatan Ciampea, dimekarkan pada tahun 2004), Kabupaten Bogor.

Dengan segala hormat, kami memohon kiranya para pemangku kepentingan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat maupun Nasional, turun tangan menyelamatkan Gunung Karst Ciampea dari perusakan, yg akan berdampak sangat serius pada kepunahan kehidupan puluhan ribu warga desa-desa di sekitar Gunung Kapur maupun kepunahan lebih parah atas jejak situs cagar budaya berusia ribuan tahun yang seharusnya dilindungi sebagai warisan adiluhung dan kekayaan sejarah milik bangsa Indonesia.

Diam atau bangkit bergerak. Kalau bukan kita siapa lagi. Kalau bukan sekarang, maka gunung karst Ciampea segera punah.

Ahmad Fahir, ketua Baraya Kujang Pajajaran (BKP).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here